oleh

Pemkab Tapteng Tegaskan Dana Bantuan Bencana Masih Tersimpan di Kas Daerah, Total Capai Rp18,9 Miliar

LINTASSUMUT.COM, TAPTENG | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah (Tapteng) menegaskan bahwa dana bantuan bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang bersumber dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, serta para donatur hingga saat ini masih tersimpan di Kas Daerah Kabupaten Tapteng.

Penegasan tersebut disampaikan melalui siaran pers Pemkab Tapteng pada Minggu (18/1/2026) oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Ekbang) Setdakab Tapteng, Basyri Nasution, SP, menanggapi informasi yang beredar di media sosial terkait pertanyaan “ke mana bantuan dana disalurkan”.

Basyri menjelaskan, total dana bantuan yang masuk melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dan rekening Tim Posko Bencana Alam mencapai Rp18.989.740.748. Rinciannya, dana yang masuk melalui RKUD sebesar Rp15.851.862.064 dan melalui rekening Tim Posko sebesar Rp3.137.878.684.

Baca Juga :  Kapolri Salurkan 16 Truk Bantuan untuk Warga Huntara Pinangsori Tapteng

“Dari total dana tersebut, yang telah digunakan baru sebesar Rp1.019.072.936. Penggunaan dana dari rekening posko logistik diprioritaskan untuk kebutuhan dapur umum serta sewa alat berat,” ujar Basyri.

Lebih lanjut dijelaskan, bantuan dana berasal dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, lembaga, maupun perseorangan. Di antaranya dari Pemerintah Kabupaten/Kota di berbagai daerah, bantuan Presiden melalui Sekretariat Kabinet, Bantuan Keuangan Provinsi Bersifat Khusus (BKP) Provinsi Sumatera Utara tahap I dan II, Korpri Provinsi dan Kabupaten/Kota, komunitas peduli bencana, serta sejumlah donatur individu.

Ia menegaskan, Pemkab Tapteng di bawah kepemimpinan Bupati Masinton Pasaribu, SH, MH dan Wakil Bupati Mahmud Efendi berkomitmen penuh bahwa seluruh dana bantuan yang masuk ke Kas Daerah akan digunakan secara transparan dan bertanggung jawab untuk percepatan pemulihan pascabencana alam di Kabupaten Tapanuli Tengah.

Baca Juga :  LKBH Sumatera Apresiasi Polres Tapteng Usut Perambahan 300 Hektare HPT Dolok Sigordang, Diduga Libatkan Oknum DPRD

“Dana bantuan ini akan disalurkan sesuai kebutuhan pemulihan pascabencana dan untuk kepentingan masyarakat terdampak,” tegasnya.

Pemkab Tapteng juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi hoaks yang beredar di media sosial. Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling mendukung, bergotong royong, dan bahu-membahu mempercepat proses pemulihan pascabencana di Tapanuli Tengah.

Menutup siaran persnya, Basyri Nasution menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota, para donatur, serta semua pihak yang telah memberikan bantuan bagi korban bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah. (ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar