oleh

Pascabencana Melanda, Kampung Leluhur Krisis Air Bersih Sihar Sihite Membawa Harapan

LINTASSUMUT.COM, TAPTENG | Kepedulian terhadap kampung halaman kembali ditunjukkan pengacara kondang asal Kota Medan, Sihar Sihite. Advokat ternama yang merupakan putra kelahiran Kota Sibolga itu memastikan akan membangun fasilitas air bersih bagi warga Desa Sipange, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan kemanusiaan pascabencana.

Sihar mengungkapkan, sebelumnya ia bersama keluarga telah beberapa kali menyalurkan bantuan langsung kepada warga terdampak. Pada 6-7 Desember 2025, pihaknya mendistribusikan 50 paket sembako berisi beras Bulog SPHP 5 kg, minyak goreng Minyak Kita 1 liter, mi instan, telur, gula pasir, serta pakaian layak pakai.

“Melihat kondisi masyarakat dan akses jalan yang sudah terbuka, kami kembali turun ke Sipange pada 19-20 Desember 2025 dan menyalurkan 550 paket bantuan,” ujar Sihar kepada wartawan di Sibolga, Selasa (6/1/2026).

Bantuan tersebut terdiri dari beras Bulog SPHP 5 kg, gula kristal, dan teh celup. Sipange sendiri merupakan kampung leluhur (kakek dan nenek) Sihar Sihite, sehingga kepeduliannya bersifat personal sekaligus kemanusiaan.

Baca Juga :  Disorot Publik, Pemkab Tapteng Hentikan Family Karaoke Pandan Diduga Langgar Izin

Namun, saat berdialog langsung dengan warga di dua dusun, Sihar menerima keluhan serius terkait krisis air bersih. Fasilitas yang sebelumnya ada rusak parah dan tidak lagi berfungsi akibat banjir dan tanah longsor.

“Warga memohon agar dibangun kembali fasilitas air bersih melalui pipanisasi dari sumber mata air sepanjang kurang lebih 2.000 meter,” ungkap lawyer yang dikenal low profile tersebut.

Menindaklanjuti aspirasi itu, Sihar langsung berinisiatif menghubungi sejumlah klien hukum tetapnya yang memiliki kepedulian sosial. Hasilnya, keluarga Drs. RRH Situmeang/Boru Manurung, pengusaha sukses asal Dumai, Riau, menyatakan kesediaannya membiayai pembangunan fasilitas air bersih tersebut.

“Puji Tuhan, klien kami bersedia membangun bak penampungan air di sumber mata air serta pipanisasi sepanjang 2.000 meter yang menjangkau Dusun Sibaganding dan Dusun Sitio-tio Hilir, dengan total anggaran sekitar Rp250 juta,” jelas Sihar.

Baca Juga :  Pelindo Regional 1 Mengucapkan Selamat Hari Kartini 2026

Pekerjaan pembangunan dijadwalkan mulai minggu ketiga Januari 2026 dengan estimasi waktu pengerjaan 14 hari kerja.

Sihar berharap masyarakat dapat turut berpartisipasi aktif selama proses pembangunan berlangsung. “Keterlibatan warga sangat penting sebagai bentuk kepedulian dan rasa memiliki terhadap fasilitas ini,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa bantuan tersebut murni didorong oleh kepedulian sosial, tanpa motif bisnis maupun hubungan kekerabatan dengan wilayah terdampak.

“Klien kami tidak memiliki hubungan keluarga ataupun usaha di sini. Ini murni wujud tanggung jawab sosial sebagai sesama manusia,” pungkasnya, seraya memohon dukungan dan doa agar pembangunan fasilitas air bersih tersebut berjalan lancar dan bermanfaat bagi masyarakat.(dp)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar