oleh

Di Tengah Lumpur dan Tenda Darurat, Harapan Anak-Anak Tapteng Tetap Menyala

LINTASSUMUT.COM, TAPTENG | Di bawah tenda darurat yang berdiri di Posko Pengungsian Terpadu Kebun Pisang, Kecamatan Badiri, suara tawa anak-anak kembali terdengar. Meski banjir dan longsor telah merenggut buku, tas, bahkan ruang kelas mereka, semangat untuk belajar tak ikut hanyut.

Selasa (6/1/2025), Bupati Tapanuli Tengah Masinton Pasaribu, SH, MH hadir langsung di tengah para siswa korban bencana. Bukan hanya meninjau sekolah darurat, kehadirannya menjadi penguat bagi anak-anak yang tengah belajar berdamai dengan trauma.

Satu per satu siswa disapa. Senyum yang sempat pudar perlahan kembali merekah ketika tas, buku, dan alat tulis diserahkan ke tangan-tangan kecil yang sebelumnya kehilangan segalanya.

Baca Juga :  Sinergi Jaga Lingkungan, Pelindo Regional 1 Belawan Turut Sukseskan Program Indonesia ASRI

“Tetap semangat ya anak-anak, jangan takut bermimpi. Pemerintah akan selalu bersama kalian,” ucap Bupati Masinton dengan suara menenangkan.

Belajar di tenda bukanlah hal mudah. Namun, pendekatan pembelajaran menyenangkan, trauma healing, serta dukungan psikososial menjadi cara untuk memulihkan rasa aman anak-anak. Guru dan relawan berupaya mengubah keterbatasan menjadi ruang harapan.

Untuk sekolah yang masih terisolasi, seperti SD Sigiring-giring dan SD Hutanabolon 3, tenda darurat menjadi ruang kelas sementara. Sederhana, namun sarat makna
bahwa pendidikan tak boleh terhenti, bahkan di tengah bencana.

Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah terus membersihkan ruang-ruang sekolah yang terdampak agar anak-anak dapat segera kembali belajar di kelas mereka.

Baca Juga :  Transisi Pascabencana, Bupati Masinton Pasaribu Tekankan Percepatan Pemulihan dan Infrastruktur

Tak hanya pendidikan, perhatian juga diberikan pada kesehatan para pengungsi. Bupati Masinton meninjau layanan kesehatan di posko, memastikan warga mendapat perawatan yang layak.

Di tengah lumpur, puing, dan ketidakpastian, kehadiran negara menjadi cahaya kecil yang menumbuhkan harapan. Bagi anak-anak Tapanuli Tengah, tenda darurat hari ini adalah saksi bahwa mimpi mereka tetap dijaga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati Boy Rahman Hasibuan, Camat Badiri Saufi Ahmad Pasaribu, Plt Ketua PDIP Tapteng Sarma Hutajulu, serta relawan DPP PDIP. (ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar