oleh

Masinton Ultimatum Perusahaan Sawit: Seminggu Beri Plasma, Kalau Tidak Saya Tutup

-BERITA-1,230 views

LINTASSUMUT.COM, TAPTENG | Peringatan Hari Tani Nasional di Kecamatan Badiri, Tapanuli Tengah, Rabu (24/9/2025), menjadi panggung tegas bagi Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu. Di hadapan masyarakat dan jajaran pemerintah, ia melontarkan ultimatum keras kepada seluruh perusahaan sawit yang beroperasi di wilayahnya.

Menurut Masinton, selama bertahun-tahun perusahaan sawit di Tapteng beroperasi tanpa memberikan skema kemitraan atau plasma kepada masyarakat. “Ini praktik yang membuat rakyat Tapanuli Tengah miskin. Mereka hanya hadir dengan ‘centeng-centeng’ dan tidak jelas siapa pemilik sesungguhnya,” sindirnya.

Ia bahkan mencontohkan PT CPA yang menurutnya tidak pernah menghadirkan kemitraan nyata bagi warga sekitar. “Saya beri waktu satu minggu. Jika perusahaan tidak menyerahkan skema plasma kepada Pemkab, jangan salahkan saya bila menutup seluruh akses perusahaan. Saya akan pimpin langsung rakyat untuk itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemkab Tapteng dan WVI Mulai Bangun Jaringan Air Bersih di Tapian Nauli, Fokus Pemulihan Pascabencana

Masinton menekankan bahwa tanah terlantar dan aset negara harus ditata ulang agar memberi manfaat langsung untuk masyarakat lemah melalui reforma agraria. Ia menyebut, kebijakan nasional di bawah Presiden Prabowo juga mengamanatkan perlindungan lahan sawah dan penyelesaian konflik pertanahan secara adil.

“Tujuannya jelas: kepastian hukum bagi rakyat, dan agar aset negara bermanfaat bagi masyarakat luas,” tegasnya saat membacakan sambutan Kementerian Agraria RI.

Baca Juga :  Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pengedar Shabu di Tanjung Mulia

Kepala BPN Tapteng, Manaek Tua, yang hadir dalam upacara tersebut, menyatakan komitmen mendukung kebijakan Pemkab. Bahkan pada momen itu, BPN menyerahkan 720 sertifikat tanah, terdiri dari 20 milik Pemkab dan 700 untuk masyarakat.

Upacara Hari Tani ke-65 ini juga ditandai dengan pengibaran bendera Merah Putih, pemotongan tumpeng, serta foto bersama warga penerima sertifikat tanah. (Ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar