oleh

Kapal ‘BOM’ Ikan Bongkar Muat di Tangkahan JTD, Aparat Penegak Hukum Kemana?

-BERITA-1,767 views

INTASSUMUT.COM, SIBOLGA | Tak tahu lagi untuk memberantas dugaan kapal ‘BOM’ ikan yang kerap bongkar muat di tangkahan JTD diduga pemiliknya berinisial AM. Apalagi aksi bongkar muat tersebut sudah viral di media sosial, dengan unggahan Ketua LSM Vosy Sibolga-Tapteng, pada Sabtu (20/9/2025).

Kritikan itu menuai komentar netizen yang sangat pedas atas postingan akun ketua LSM Vosy, lambat dan lemahnya pengawasan dari pihak aparat penegak hukum yang ada di Sibolga-Tapteng tersebut.

Warganet, akun Sapwan Pohan, menilai praktik kapal bom adalah akar dari kemiskinan nelayan yang tidak pernah benar-benar dibereskan pemerintah.

“Inilah permasalahan mendasar di republik ini. Para pemangku kebijakan sibuk bagi-bagi beras dan bantuan sosial. Tapi pura-pura tidak tahu akar masalah penyebab kemiskinan. Kalau illegal fishing dianggap penyebab nelayan miskin, harusnya dibumihanguskan dari Sibolga–Tapteng. Apakah itu dilakukan? Tanya rumput yang bergoyang,” tulisnya.

Baca Juga :  ‎Keluarga Miskin Pangihutan Nainggolan Butuh Uluran Tangan Untuk Merenovasi Rumahnya

Komentar Sapwan ditanggapi Marthin J. Harefa yang menyindir masa lalu Sapwan.

“Macam gak tau aja Bapak. Bapak sudah purna tugas, sudah tau sama tau lah. Harusnya waktu menjabat bersuara, abaikan risiko kalau itu benar,” balasnya.

Sementara itu, akun Serie Manalu menyinggung soal dugaan setoran pemilik kapal bom kepada aparat.

“Tidak ado diterge pemilik kapal bom itu, kareno inyo pasti ado setorannyo samo APH. Pasti ada dugaan Kapolres menerima, makonyo bebas beroperasi. Ikko negara konoha kepeng yang berbicara anyo, bg Poltak,” tulisnya dengan nada satir.

Serie bahkan menambah kritik pedas,“Orang Polda Sumatera Utara sajo pura-pura tutup mata,”tulisnya.

Nada serupa disampaikan akun @UcokLumbanGaol yang menuding aparat lebih sibuk pencitraan daripada penindakan.

“Bapak penegakan hukum lagi asyik minum kopi lae. Kalau APH sekarang asyiknya pencitraan dulu lae, kalau soal penangkapan udah malas orang itu. Setoran ma sonnari dipagodang godang lae,” sindirnya gunakan bahasa Batak.

Baca Juga :  Camat Datuk Bandar Timur Tunjukkan Kepedulian, Sambangi Warga Penderita Kanker Payudara

Kritik juga diarahkan pada sejumlah tangkahan ikan. Akun Raja Wali Tapanuli menantang aparat agar berani mengusut tangkahan Tobing.

“Bagaimana dengan tangkahan Tobing, apakah APH berani meneliti tangkahan tersebut,” tulisnya?

Fenomena komentar publik ini menegaskan bahwa persoalan kapal bom di Sibolga tak lagi sebatas keresahan nelayan kecil. Tetapi sudah menyentuh ranah ketidakpercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Hingga berita ini diterbitkan, baik pihak kepolisian maupun PPN Sibolga belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aktivitas kapal bom yang disebut-sebut milik AM tersebut.(Dp)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar