Lintas Sumut l Batu Bara –
Akibat imbas virus corona (Covid- 19) salah seorang penjual rujak keliling sebut saja namanya Gepeng usia 63 tahun warga dusun 6 (enam) Desa Aras Kecamatan Airputih Kabupaten Batu Bara ini mengaku omset penjualan perhari nya berkurang drastis.
Hal itu terungkap disaat dirinya (Gepeng -red) ketika berjualan melayani pembeli disalah satu Desa Pematang Panjang Kecamatan Airputih Kabupaten Batu Bara yang lumayan jauh dari desanya kisaran 6 kilo meter jarak tempuh perjalanan pada Selasa (23/6) sekira pukul 14.30 Wib.
“Akibat imbas virus corona ini bang, jelas -jelas pendapatan jualan rujak ini berkurang drastis, sebelum situasi Covid 19 jujur perhari itu dapat uang kotor Rp 500.000 (Limaratus ribu) dan sejak pendemi covid 19 hingga kini paling dapat kotor Rp 200.000 (Duaratus ribu), ” Ungkap Gepeng pria yang miliki anak 3 ini kepada Media Lintassumut.com dengan wajah serius.
Selanjutnya saat disinggung dipertanyakan Media Lintassumut.com terkait disituasi pendemi covid- 19 apakah dirinya mendapat bantuan dari Pemerintahan desanya, Gepeng mengaku dan membenarkan mendapat bantuan sembako yang dari JPS Provinsi Sumut yang disalurkan oleh Kantor Desa Aras sebanyak dua kali.
” Jujur bang aku dapat sembakonya dari Desa Aras yang Kepala Desanya Bapak M. Yusuf, atas nama pribadi saya ucapkan terimakasih kepada Pemerintah atas perhatian dan bantuanya kepada masyarakat yang membutuhkan disituasi ekonomi saat ini akibat imbas virus corona itu, “Kata Gepeng mengakhiri. (AMBARITA)







Komentar