Lintas Sumut | Cirebon –
Geger….!! Sebanyak 500 mortir ditemukan di Kawari 120 Area PT Indocement di Desa Palimanan Barat, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Jumat (24/4).
Awalnya mortir-mortir tersebut ditemukan oleh petugas PT Indocement yang sedang melakukan pencarian bahan baku di area tambang bahan baku semen.
Hal itu dikatakan Kapolresta Cirebon Kombes M Syahduddi saat dikonfirmasi wartawan. Mendapatkan informasi tersebut, tim dari Brimob Polda Jawa Barat, Polsek Gempol Polresta Cirebon, Kodim 0620 dan sejumlah petugas PT Indocement langsung memeriksa keberadaan mortir.
“Jumlahnya cukup banyak, lebih kurang 500 buah. Petugas langsung ke lokasi dan sudah dilakukan pengamanan sekitar lokasi”, ungkap Syahduddi.
Menurutnya, lokasi penemuannya tidak berada di satu titik, tetapi masih saling berdekatan. Dilihat dari bentuk fisiknya, mortir ini diduga merupakan sisa zaman peperangan saat Indonesia masih dijajah Belanda atau Jepang.
Tim penjinak bom sudah bergerak dari Bandung menuju lokasi. Selanjutnya, mereka akan memeriksa dan mengamankan 500 mortir tersebut.
“Untuk memastikan, kita memanggil ahlinya dari tim Jibom Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Jabar, apakah barang ini masih memiliki daya ledak atau tidak. Mereka yang mengetahui”, jelasnya.
Lanjut, dikatakan Syahduddi, apabila mortir masih memiliki daya ledak dan dinilai berbahaya, maka kemungkinan mortir akan diledakan di lokasi yang aman di sekitar tempat penemuan.
“Dengan jumlah yang begitu banyak, kalau memang masih memiliki daya ledak, apakah bisa dilakukan kegiatan pemusnahan atau disposal di lokasi, tim yang akan memutuskan”, terangnya. (Int/Red)













Komentar