oleh

Eks Pejabat Pemko Sibolga Resmi Nahkodai Kecamatan Pandan

Lintassumut.com, Tapteng | Salah satu mantan pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga, Khairunnisah Ritonga, S.H., M.M., resmi dilantik sebagai Camat Pandan dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat administrator, pengawas, dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng), Rabu (17/6/2026).

Khairunnisah Ritonga sebelumnya dikenal pernah mengemban sejumlah jabatan strategis di Pemko Sibolga, di antaranya sebagai Kepala Bagian Hukum dan Organisasi serta Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) Sekretariat Daerah Kota Sibolga.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., yang melantik sebanyak 108 pejabat, mulai dari sekretaris dinas, camat, lurah, kepala bidang (kabid), hingga kepala seksi (kasi).

Dalam naskah pelantikan yang dibacakan, Bupati Masinton menyampaikan kepercayaan kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

“Saya percaya bahwa saudara-saudari akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa bersama kita,” ujar Masinton saat membacakan naskah pelantikan.

Baca Juga :  KSAD dan Bupati Masinton Tanam Pohon serta Resmikan Pipanisasi Air Bersih di Pandan

Usai pelantikan, Bupati Masinton menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan hal yang rutin dalam organisasi pemerintahan. Menurutnya, penempatan pejabat dilakukan untuk memperkuat kinerja birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.

“Bapak-Ibu sekalian, yang harus kita hadirkan melalui pemerintahan ini adalah pelayanan publik. Tugas kita mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Masyarakat tidak peduli berapa banyak rapat yang kita lakukan, tetapi mereka ingin persoalan yang dihadapi dapat diselesaikan oleh pemerintah,” tegasnya.

Masinton juga mengingatkan seluruh pejabat yang baru dilantik agar fokus mempercepat penanganan pascabencana yang masih menjadi tantangan di Tapanuli Tengah. Ia meminta seluruh perangkat daerah hadir di tengah masyarakat dan bekerja secara nyata membantu warga yang terdampak.

Baca Juga :  Keluarga BS Kawal Ekshumasi, Minta Polisi Ungkap Tuntas Misteri Kematian Korban di Sungai Saga Matua

Selain itu, Bupati menyoroti masih tingginya jumlah desa tertinggal di Tapanuli Tengah. Berdasarkan data yang disampaikan, terdapat sekitar 80 desa yang masuk kategori tertinggal, termasuk 22 desa sangat tertinggal.

“Kita harus meninggalkan cara kerja lama yang minim inovasi dan kreativitas. Semua program dan kegiatan harus memiliki dampak yang nyata bagi masyarakat. Pemerintahan harus bekerja secara terukur, modern, dan berbasis data,” katanya.

Masinton juga mendorong para camat, lurah, dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta meningkatkan kolaborasi guna mempercepat pembangunan dan mengejar ketertinggalan daerah.

Pelantikan yang berlangsung di Pandan tersebut ditutup dengan penandatanganan naskah pelantikan oleh Bupati Tapanuli Tengah bersama para pejabat yang baru dilantik.(ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
100 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar