oleh

DPW NasDem Tegaskan Kader Harus serius menangkan JP, Syarwani : Ketahuan Tidak Sejalan Dengan Partai, Akan Dicopot

-BERITA-2,421 views

LINTAS SUMUT | SIBOLGA

Sekretaris DPW NasDem Sumatera Utara, Syarwani tinjau langsung pilkada Sibolga dan melakukan Monitoring dan Evaluasi terkait kinerja kader NasDem Kota Sibolga dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sibolga 2020, Sabtu (5/12) malam

Syarwani menyampaikan, kedatangannya ke Kota Sibolga, selain dalam rangka monitoring pemenangan Pasangan JP di Pilkada Sibolga 2020, juga untuk melakukan evaluasi kepada pengurus dan anggota DPRD Sibolga sekaitan dengan keputusan DPP NasDem yang mengusung Paslon Jamal-Pantas di Pilkada Sibolga 2020.

“Kami tegaskan seluruh pengurus Partai NasDem Sibolga, agar bersunggu-sunggu dan bekerja keras untuk memenangkan Pasangan Jamal-Pantas Dipilkada Sibolga, ini Partai Besar dan Rumah besar jangan ada yang tidak bekerja dalam untuk memenangkan Jamal-Pantas kita akan memberikan Sanksi atau pencopotan kepada pengurus kader NasDem dan juga anggota DPR RI/DPRD yang di usung Partai Nasdem apabila ketauan tidak bekerja” katanya dalam temu pers di Center Pemenangan JP.

Baca Juga :  Sambut Kepulangan Jamaah Haji, Bupati Masinton Ajak Jadi Penggerak Kegiatan Keagamaan di Tapteng

Karena mengingatkan penetapan pasangan Jamal-Pantas sebagai Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sibolga, yang diusung oleh DPP NasDem sudah melalui penilaian yang cukup dan rasional serta tepat, tanpa intervensi dari pihak manapun.

Bakhtiar Ahmad Sibarani Ketua Penasehat Jamal-Pantas sekaligus Koordinator Pemenangan Cakada NasDem untuk Pilkada Sibolga, Medan, dan Tapanuli Selatan (Tapsel), juga meminta kepada seluruh jajaran struktur NasDem Sibolga untuk mendukung Pasangan Jamal-Pantas pada Pilkada Sibolga 2020. Bagi yang lari akan diberikan sanksi tegas.

“Kalau ada yang lari, kami pastikan kami akan berikan sanksi. Ada Sekretaris Wilayah disini dan saya sebelumnya sudah menyampaikan kepada beliau,” tukasnya.

Namun Bakhtiar yang juga Ketua NasDem Tapanuli Tengah (Tapteng) ini meminta supaya jangan ada kecurangan di Pilkada Sibolga.

Pemerintah dan penyelenggara Pilkada, seperti Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diharapkan netral dan tidak melakukan penahanan kertas C-6 pemilih.

Baca Juga :  Dukung Swasembada Pangan, Wakil Bupati Tapteng Buka Rakor Percepatan LTT Rayon

“Akan ada tim kami yang akan melihat, betul tidak disalurkan dengan baik C-6 tersebut. Karena upaya-upaya begitu tidak boleh. Pilkada harus sesuai ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku dan kami tidak akan membuat keributan,” ucap Bakhtiar

Ditambahkannya, Isu yang keterlibatan Muhammad Syarfi Hutauruk selaku Walikota Sibolga yang mendukung salah satu pasangan calon Walikota dan Wakil Wali Kota Sibolga di Pilkada 2020. Mengingatkan Syarfi agar tidak memanfaatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Camat, Lurah, Kepala Lingkungan ataupun Perlengkapan Negara, untuk memenangkan paslon tersebut

“Kami tidak masalah pak Syarfi mendukung calon lain, tapi jangan gunakan alat pemerintahan. Saya juga Bupati, pribadi saya yang bermain, partai saya yang main. Kami tidak gentar, jangankan satu Syarfi, sepuluh Syarfi pun tak kami hitung,” ujar Ketua DPD Partai Nasdem Tapanuli Tengah, Bakhtiar.(Dp)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar