oleh

Buka Puasa Bersama Anak Yatim, Bupati Tapteng Serahkan Bantuan untuk 16 Masjid Terdampak Bencana

LINTASSUMUT.COM, TAPTENG | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) menggelar kegiatan buka puasa bersama anak yatim sekaligus menyerahkan bantuan kepada 16 masjid yang terdampak bencana alam di wilayah Tapteng. Bantuan tersebut bersumber dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan yang dihadiri Bupati Tapteng Masinton Pasaribu itu diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Muslimin Hutapea dan tausyiah yang disampaikan Ustadz Asrul Aziz Ritonga. Kamis (12/03/2026) dihalaman kantor Bupati Tapteng.

Dalam sambutannya, Bupati Masinton Pasaribu menyampaikan ucapan selamat menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Tapanuli Tengah yang menunaikannya.

“Selamat melaksanakan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah bagi bapak, ibu serta kaum muslimin dan muslimat masyarakat Tapanuli Tengah,” ujar Bupati.

Ia mengatakan kegiatan buka puasa bersama ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat persaudaraan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga dilaksanakan dalam situasi Tapteng yang masih berada dalam masa transisi dari tanggap darurat menuju pemulihan pascabencana.

Baca Juga :  Tiga ABK WNI Diduga Terlibat Penyelundupan Manusia, Imigrasi Tanjungbalai Asahan Lakukan Pra-Penyidikan

“Kita masih dalam suasana kebencanaan. Mari kita sama-sama memulihkan Tapteng ini,” kata Masinton.

Bupati juga menegaskan bahwa proses pemulihan pascabencana membutuhkan waktu. Namun ia mengapresiasi semangat gotong royong berbagai pihak yang datang membantu Tapanuli Tengah, mulai dari pemerintah, organisasi kemasyarakatan, hingga unsur TNI-Polri dan lembaga lainnya.

“Ketika bencana datang, kekuatan gotong royong masyarakat Indonesia sangat terasa. Banyak pihak datang membantu Tapteng, baik dari organisasi keagamaan, kepemudaan, NGO, pemerintah lintas kementerian, hingga TNI, Polri, Basarnas dan BNPB,” ungkapnya.

Masinton mengajak seluruh masyarakat untuk tetap kompak dan saling mendukung dalam proses pemulihan daerah.

“Kita harus kompak, saling mendukung dan ikhlas dalam menjaga kebersamaan untuk membangun kembali Tapteng,” pungkasnya.

Ia juga menambahkan bahwa momentum bencana ini harus dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk menata ulang pembangunan daerah, tidak hanya memulihkan kondisi yang ada, tetapi juga memperbaiki sistem pemerintahan, ekonomi, sosial, lingkungan, hingga infrastruktur agar lebih baik ke depan.

Baca Juga :  Aroma Mafia Solar di Sibolga: Gudang Diduga Milik RS Bebas Beroperasi 3 Tahun

Selain itu, Pemkab Tapteng juga akan memprogramkan desa tangguh bencana, khususnya di wilayah yang rawan banjir dan longsor. Edukasi kebencanaan juga akan diperkenalkan sejak dini melalui kurikulum muatan lokal di sekolah mulai dari tingkat PAUD, SD hingga SMP.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Tapteng juga menyerahkan bantuan untuk 16 masjid se-Tapteng serta memberikan santunan kepada 100 anak yatim piatu yang diserahkan langsung oleh Bupati, Wakil Bupati dan unsur Forkopimda.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Tapteng, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapteng, para staf ahli bupati, asisten Setdakab, pimpinan OPD, para camat, organisasi Islam, alim ulama serta tamu undangan lainnya. (ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar

News Feed