LINTASSUMUT.COM, TAPTENG | Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng) berkolaborasi dengan Wahana Visi Indonesia (WVI) dan YAKKUM Emergency Unit (YEU) dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat pascabencana alam.
Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan serah terima bantuan bahan pipanisasi untuk rekonstruksi sumber air bersih bagi korban banjir bandang dan tanah longsor. Kegiatan berlangsung di Desa Parjalihotan Baru, Kecamatan Pinangsori, Selasa (31/3/2026), yang dirangkai dengan penandatanganan berita acara serah terima jaringan pipa air bersih.
Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, SH, MH, yang diwakili Plh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Tapteng, Ernita Naibaho, S.Gizi, M.K.M., menyampaikan bahwa program pipanisasi ini merupakan bentuk nyata sinergi antara pemerintah daerah, mitra pembangunan, serta masyarakat desa.
“Hari ini kita telah melaksanakan serah terima pipanisasi air bersih skala desa. Ini menjadi contoh nyata kolaborasi antara Pemkab Tapteng di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, bersama pemerintah desa dan masyarakat,” ujar Ernita.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada WVI dan YEU atas kontribusi mereka dalam membantu penyediaan air bersih bagi masyarakat terdampak bencana.
“Atas nama Pemkab Tapteng, kami mengucapkan terima kasih kepada Wahana Visi Indonesia dan YAKKUM Emergency Unit atas peran aktifnya. Kami berharap masyarakat bersama pemerintah desa dapat menjaga dan merawat fasilitas ini agar berkelanjutan,” tambahnya.
Ernita berharap, program pipanisasi ini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat Desa Parjalihotan Baru. Ia juga menegaskan bahwa setelah serah terima, pengelolaan dan perawatan sistem air bersih menjadi tanggung jawab pemerintah desa.
Sementara itu, Response Manager Wahana Visi Indonesia, Berwadin Simbolon, menjelaskan bahwa pembangunan pipanisasi ini bertujuan menyediakan akses air bersih yang aman, berkelanjutan, dan mudah dijangkau masyarakat terdampak bencana.
“Hari ini kami menyerahkan bantuan bahan untuk rekonstruksi sumber air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dirawat bersama,” ujarnya.
Adapun bantuan dari WVI meliputi berbagai material pipanisasi seperti pipa PVC berbagai ukuran, pipa besi galvanis, sambungan pipa, semen, besi, lem pipa, serta perlengkapan kerja seperti sepatu boots, sarung tangan, dan helm. Sementara itu, YAKKUM Emergency Unit turut menyalurkan bantuan pipa dan pasir untuk mendukung pembangunan.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara serah terima oleh pihak WVI dan Kepala Desa Parjalihotan Baru, Noato Harefa, S.Pd.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Desa Parjalihotan Baru.(ded)









Komentar