Lintas Sumut| PATUMBAK
Nasib malang bagi M Exsel Palintino. bocah 11 tahun ini ditemukan warga dengan kondisi cukup memprihatinkan di Jalan Sakti Lubis, Kelurahan Siti Rejo II, Kecamatan Medan Amplas.
Mengenakan kemeja kotak-kotak lengan panjang dan celana panjang warna biru, dia ditemukan terlantar.
Warga yang merasa iba, lalu membawanya ke rumah Kepala Lingkungan (Kepling) Kelurahan Siti Rejo II. Selanjutnya, Exsel diserahkan ke Polsek Patumbak.
Abdul Sembiring (45), warga Jalan Pertahanan, Patumbak, menjelaskan bocah laki-laki itu merupakan anak yatim. Ayahnya bernama Dito sudah meninggal.
Sri Agustina, ibu kandung Dito sempat merawatnya. Namun, sejak Minggu (28/6), sang ibu meninggalkan Exsel sendirian dan pergi diam-diam.
Exsel disuruh pergi main-main. Namun setelah Exsel pulang, rumah telah terkunci.
“Bocah ini hanya mendapati tas ransel berisi pakaian dan celana di depan rumahnya,” kata Abdul menirukan ucapan sang bocah pada wartawan, Selasa (30/6).
Setelah itu, ibunya tak pulang lagi. “Kasihan kali anak ini. Prihatin aku melihatnya, kok tega kali ibunya meninggalkannya, tanpa membekali apapun,” kata Abdul
Abdul meminta bantuan Kapolsek Patumbak, Kompol Arfin Fachreza untuk bocah tersebut. “Aku akan coba meminta pada Kapolsek Patumbak untuk membawa bocah ini pulang ke rumahku. Mudah-mudahan niat baik ini diridhoi Allah dan disetujui Kapolsek Patumbak,” harap Abdul.
Usaha Abdul berhasil. Dia disarankan membuat surat pernyataan tertulis, yang isinya akan merawat bocah malang tersebut. Jika di belakang hari ada keluarga bocah tersebut mencarinya dan mengambilnya, Abdul bersedia menyerahkannya.













Komentar