oleh

APPSI Simalungun Siap Bersinergi dengan Satgas MBG, Wabup Simalungun: Dorong Pasar Lokal Perkuat Rantai Pasok

Lintas sumut |Simalungun 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus mendorong keterlibatan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk para pedagang dan pengelola pasar melalui Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Simalungun.

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan dan silaturahmi jajaran APPSI Kabupaten Simalungun dengan Wakil Bupati (Wabup) Simalungun sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Simalungun, Benny Gusman Sinaga, di Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumatera Utara, Kamis (3/9/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan membangun sinergi antara APPSI dengan Satgas MBG, khususnya dalam memastikan kebutuhan bahan baku untuk pelaksanaan program MBG dapat terpenuhi sekaligus memberikan manfaat bagi para pedagang pasar di Kabupaten Simalungun.

Ketua APPSI Kabupaten Simalungun, Sepri Ijon Saragih, menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan serta kesempatan untuk bersilaturahmi dan berdiskusi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun.

“Terima kasih sudah menerima dan menyambut kami dengan hangat. Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus membangun komunikasi dan sinergi dengan Ketua Satgas MBG Simalungun,” ujar Sepri.

Sepri menjelaskan, APPSI Kabupaten Simalungun baru menyelesaikan Musyawarah Daerah (Musda) pada 10 Juli lalu. Salah satu hasil konsolidasi organisasi tersebut adalah kewajiban membentuk komisariat di tingkat pasar.

Dari 56 pasar yang tercatat di Kabupaten Simalungun, sebanyak 24 pasar masih aktif, sedangkan 32 pasar lainnya belum aktif. Hingga saat ini, APPSI Kabupaten Simalungun telah membentuk sebanyak 17 komisariat.

Menurut Sepri, struktur tersebut diharapkan dapat menjadi jaringan komunikasi APPSI hingga ke tingkat pasar, termasuk dalam mendukung pelaksanaan Program MBG.

“Kami ditekankan untuk terus berkoordinasi. Kami siap mengawal program MBG ini agar berjalan dengan baik di Simalungun,” kata Sepri sembari menambahkan bahwa, APPSI melihat adanya peluang besar agar program MBG juga memberikan dampak ekonomi kepada pedagang pasar.

Baca Juga :  BNCT Dukung Perlindungan Anak melalui Sinergi Bersama Kejari Belawan dan Pemko Medan

Namun, di lapangan masih terdapat sejumlah pedagang yang menyampaikan keluhan karena dagangan mereka belum terserap meskipun Program MBG telah berjalan.

“Ada beberapa curhatan pedagang, dagangannya tidak laku padahal ada program MBG. Kami berharap Ketua Satgas bisa bersinergi dengan APPSI sehingga pedagang dan pasar juga dapat merasakan manfaat dari program ini,” ungkapnya.

APPSI, lanjut Sepri, siap berkolaborasi dengan Satgas MBG untuk memetakan potensi pasar dan komoditas yang dapat menjadi bagian dari kebutuhan bahan baku dapur MBG.

Selain itu, APPSI juga menyampaikan adanya rencana untuk membuka gudang-gudang di pasar yang dapat mendukung penyimpanan dan distribusi bahan pangan.

Sekretaris APPSI Kabupaten Simalungun, Marjo Situmorang, menyampaikan bahwa APPSI mendukung Program Makan Bergizi Gratis yang merupakan program Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Menurut Marjo, salah satu persoalan yang banyak disampaikan pedagang adalah terkait harga komoditas. Karena itu, diperlukan koordinasi dan gotong royong antar-pihak agar persoalan yang dihadapi pedagang dapat dicarikan solusi.

“Program Presiden Prabowo kita dukung. Banyak yang disampaikan pedagang, terutama terkait harga. Gotong royong sudah kita lakukan. Di beberapa pasar juga sudah kami fasilitasi internet,” ujar Marjo.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wabup Simalungun sekaligus Ketua Satgas MBG Kabupaten Simalungun, Benny Gusman Sinaga, menyambut baik keinginan APPSI untuk berkolaborasi dalam mendukung pelaksanaan Program MBG.

Wabup menegaskan bahwa kesiapan dan pendataan rantai pasok bahan baku menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan dengan baik.

Menurut Wabup Simalungun, keterlibatan pasar-pasar tradisional dan pedagang lokal sangat penting dalam memenuhi kebutuhan bahan baku dapur MBG. Untuk itu, perlu dilakukan pendataan yang jelas mengenai komoditas, jumlah kebutuhan, serta kemampuan masing-masing pasar dalam menyediakan bahan pangan.

Baca Juga :  Pelindo Libatkan Masyarakat dalam Konsultasi Publik Rencana Kegiatan Pengembangan dan Pengoperasian Kawasan Pelabuhan Belawan

“Harus terdata. Kalau perlu saya butuh orang di tiap pasar,” tegas Wakil Bupati seraya menilai koordinasi antara Satgas MBG, APPSI dan perangkat daerah terkait perlu diperkuat.

Wabup menyebut Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Simalungun harus dilibatkan dalam pembahasan lanjutan mengenai penguatan pasar dan rantai pasok bahan pangan untuk kebutuhan MBG.

“Pertemuan ini seharusnya ada Disperindag,” kata Benny.
Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar berbagai masukan dari APPSI dapat ditindaklanjuti secara konkret dan mendapat dukungan kebijakan dari Pemerintah Kabupaten Simalungun.

Wakil Bupati juga mendorong agar jaringan pasar yang ada dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung ketersediaan bahan baku MBG, sekaligus membuka peluang bagi pedagang lokal untuk menjadi bagian dari rantai pasok program tersebut.

Selain melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Simalungun dan Satgas MBG, APPSI Kabupaten Simalungun juga menyampaikan rencana melakukan silaturahmi dan koordinasi dengan Bulog.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara APPSI dan Satgas MBG Simalungun. Dengan komunikasi yang semakin baik, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan tidak hanya berjalan sesuai tujuan, tetapi juga mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pedagang pasar dan pelaku usaha lokal.

Pemerintah Kabupaten Simalungun bersama Satgas MBG akan terus mendorong kolaborasi lintas sektor agar kebutuhan bahan baku dapat tersedia dengan baik, terdata dan melibatkan potensi ekonomi lokal yang ada di Kabupaten Simalungun.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar