oleh

Anak Muda Bergerak Desak kajatisu dan Komisi 3 DPRI RI Evaluasi Kajari Simalungun Lambatnya Penanganan Laporan Dugaan Pungli Proyek Irigasi Javacolonisasi Pematang Bandar

Lintas Sumut |Simalungun 

Kami, Pemuda dan Mahasiswa Simalungun yang tergabung dalam *Anak Muda Bergerak*, menyampaikan keprihatinan mendalam atas lambatnya penanganan Laporan/Pengaduan Dugaan Tindak Pidana Korupsi berupa *Pungutan Liar (Pungli)* pada kegiatan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi Kecil/Desa berupa Perbaikan, Rehabilitasi, atau Peningkatan Jaringan Irigasi Daerah Irigasi *Javacolonisasi Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun* yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2023 dan 2024.(30/05/2026).

Laporan pengaduan telah kami sampaikan ke *Kejaksaan Negeri Kabupaten Simalungun* beberapa tahun lalu. Namun hingga saat ini, belum ada kejelasan progres hukum. Tidak ada SP2HP, pemanggilan saksi terkesan bertele-tele, dan penanganan kasus terindikasi stagnan.

Baca Juga :  Dengar Aspirasi Warga, Bupati Tapteng Tegaskan Tak Ada Kepentingan Politik dalam Penyaluran Bantuan

*Atas dasar tersebut, kami menuntut:*
1. *Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara* untuk segera melakukan evaluasi dan pengawasan melekat terhadap kinerja *Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Simalungun, Bapak H. Munawal, S.H., M.H.*
2. *Komisi 3 DPR RI* selaku mitra kerja Kejaksaan untuk memanggil dan meminta klarifikasi Kejari Simalungun terkait penanganan laporan dugaan pungli tersebut dalam Rapat Dengar Pendapat.
3. Mendesak Kejari Simalungun bekerja profesional, transparan, dan tidak tebang pilih dalam menuntaskan kasus yang merugikan petani dan keuangan negara.

Baca Juga :  Bupati Tapteng Terima Audiensi STAI Barus, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Toleransi Antarumat Beragama

Proyek P3-TGAI ini adalah program padat karya untuk petani kecil. Jika ada diduga pungli, maka yang dirugikan langsung adalah masyarakat desa dan kredibilitas penegakan hukum. Kami tidak akan diam jika ada upaya pembiaran.

Kami siap memberikan data dan keterangan tambahan jika dibutuhkan oleh aparat penegak hukum.

 

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar