oleh

Anak Adalah Aset Bangsa, Imunisasi dan Pencegahan Stunting Harus Dimulai Sejak Dini

-BERITA-1,311 views

LINTASSUMUT.COM, TAPTENG | Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menegaskan pentingnya perlindungan anak sejak dini melalui imunisasi lengkap dan upaya pencegahan stunting. Hal itu disampaikan Masinton Pasaribu dalam kegiatan imunisasi di SD Kelurahan Lubuk Tukko Baru, Rabu (25/06/2025) Pagi.

“Hari ini kita hadir dengan satu tujuan besar untuk masa depan anak-anak kita. Mereka adalah aset paling berharga bagi kita semua, bagi bangsa dan negara. Maka, anak-anak harus kita lindungi dari ancaman penyakit, dimulai dari imunisasi lengkap,” ujar Masinton dalam sambutannya.

Ia menyoroti pentingnya peningkatan capaian imunisasi, khususnya di Kelurahan Lubuk Tukko Baru. Menurutnya, tidak boleh ada satu pun anak yang tertinggal dari hak dasarnya untuk sehat, sejalan dengan prinsip “adil untuk semua” dan “sehat untuk semua”.

Baca Juga :  Pemkab Simalungun Perkuat Sinergi Sambut Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 H

Bupati juga memberikan apresiasi kepada para petugas kesehatan, terutama kader Posyandu, atas dedikasi mereka dalam pelayanan kesehatan masyarakat. Ia menegaskan bahwa imunisasi tidak hanya penting untuk anak-anak, tetapi juga untuk kelompok usia lanjut sebagai upaya perlindungan komunal.

Dalam pengamatannya di lapangan, Masinton mengaku masih menemukan kesenjangan pertumbuhan anak akibat perbedaan asupan gizi. Ia menilai hal itu sebagai indikasi masih tingginya angka stunting di Tapanuli Tengah, yang harus menjadi perhatian serius.

“Imunisasi ini bagian dari upaya perlindungan kesehatan dan harus dimulai sejak dini dari proses pernikahan, masa kehamilan, kelahiran, hingga fase balita. Pemenuhan gizi juga wajib kita bantu agar anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan tahan terhadap pengaruh buruk lingkungan,” tambahnya.

Sebagai bagian dari strategi penurunan angka stunting, Pemkab Tapteng akan melakukan pendataan terhadap calon pengantin, termasuk kondisi ekonomi mereka. Petugas kesehatan akan ditugaskan untuk memantau ibu hamil secara berkala. Bagi keluarga yang tergolong kurang mampu, ASN di sekitar tempat tinggal mereka akan dilibatkan untuk mendampingi dan memastikan mereka terhubung dengan layanan puskesmas, Posyandu, serta program imunisasi.

Baca Juga :  Mahmud Lubis Lepas Dua Calon Paskibraka 2026 Menuju Seleksi Tingkat Provinsi dan Nasional

“Semua ini adalah bagian dari program besar kita untuk menurunkan angka stunting di Tapanuli Tengah,” tutup Masinton.

Turut berhadir Sekda Erwin Hotmanyah Harahap, OPD, Ketua TP PKK Rismawati Sitorus, wakil Ketua TP PKK Masnoni Simatupang, Kabid Kesehatan Lisna Panjaitan dan Camat serta beberapa lurah.(Ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar