oleh

Aliran Listrik UPTD SDN 010097 Selawan Sempat Diputus Petugas PLN, Aktivis Pertanyakan Pengelolaan Dana BOS

Lintas Sumut | Asahan –

Pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) diduga amburadul sehingga aliran Listrik Pasca Bayar di UPTD SDN 010097 Selawan, Kecamatan Kisaran Barat sempat diputus petugas PLN Rayon Kisaran, Kamis (31/7/25).

Kejadian itu menjadi perhatian aktivis anti Korupsi, Hermansyah menilai Kepala Sekolah UPTD SDN tersebut gagal memimpin sekolahnya.

“Patut dicurigai pengelolaan Dana Bos nya, masa sekolah Negeri bisa diputus listriknya, berarti kepseknya tidak mampu”, ucapnya.

Sementara, Manager PLN Rayon Kisaran, Fadly Umawi ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Menurutnya, petugas PLN sudah berulang kali mengingatkan kepada pelanggan untuk segera melakukan pembayaran.

“Kayaknya belum bayar tagihan listrik itu bang, 1 bulan pun kalau lewat tgl 20 udah diputus bang, tapi kami kek gitu karna udah berulang kali diingatkannya bang”, tulisnya dari pesan WhatsApp.

Baca Juga :  Perayaan Paskah Oikumene 2026 Tapteng: Momentum Bangkit dan Pulih Pasca Bencana

Sedangkan Kepala Sekolah UPTD SDN 010097 Selawan, Siti Amnah ketika dikonfirmasi via WhatsApp mengatakan bahwa aliran listrik di Sekolahnya bukan di putus.

“Bukan diputus pak, terlambat membayar, baru saya bayar, dan segelnya sdh di buka, di suruh org pln”, tulisnya dan mengirim gambar segel meteran yang sudah dibuka.

Tak berselang lama, Kepala sekolah itu pun menelpon kru media ini menjelaskan bahwa dianya memang mau membayar tagihan tersebut hari ini, Kamis (31/7/25), namun karena adanya kegiatan dinas ia pun terlambat membayar sehingga meteran disegel petugas PLN.

Baca Juga :  Sidang Kasus Dugaan Penipuan Oknum ASN di PN Sibolga Masuki Tahap Putusan

“Saya memang sudah mau hari ini, tapi saya ada acara tadi pak, jadi terlambat, sekarang sudah saya bayar dan sudah dibuka”, ucapnya.

Kepsek Siti juga menjelaskan bahwa Dana Bos belum keluar untuk membayar keperluan sekolah, sehingga pihaknya harus mendahulukan pembayaran jasa maupun lainnya seperti tagihan Listrik.

“Dana Bos belum keluar pak, jadi saya harus mendahulukan sementara keperluan saya yang lain kan banyak, jadi saya agak terlambat membayar listrik”, keluhnya dari seberang telpon. (Abib)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar