oleh

Bupati Tapteng: Mobilisasi Bantuan Terhambat, Alat Berat Sangat Dibutuhkan

LINTASSUMUT.COM,TAPTENG | Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang dan longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) terhambat serius karena akses ke sejumlah desa masih terputus. Material longsor menutup badan jalan dan beberapa jembatan rusak parah sehingga menghambat mobilisasi bantuan dan evakuasi warga.

Bupati Tapteng, Masinton Pasaribu, menyampaikan bahwa kebutuhan alat berat tambahan menjadi faktor paling mendesak untuk mempercepat pembukaan jalur yang tertutup. Menurutnya, kemampuan alat yang tersedia saat ini belum sebanding dengan skala kerusakan yang terjadi.

“Pascabencana ini banyak kondisi jalan tertimbun longsor dan beberapa jembatan putus. Timbunan kayu di berbagai titik merupakan hasil pembalakan yang terbawa arus hingga ke desa-desa,” ujar Masinton, Minggu (7/12/2025) siang.

Baca Juga :  IBI Gelar Seminar Monev di Tapteng, Perkuat Profesionalisme Bidan Pascabencana

Ia menambahkan bahwa keterlambatan pembukaan akses berdampak pada lambatnya penyaluran logistik ke wilayah yang masih terisolasi serta proses pendataan kerusakan dan korban.

Dampak kerusakan di wilayah tersebut juga sangat luas. Banyak rumah warga hanyut dan rusak berat, lahan pertanian serta sawah hancur, dan sejumlah fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, dan rumah ibadah turut terdampak.

“Semua kerusakan ini akan kita perbaiki secara bertahap,” tegas Bupati.

Baca Juga :  Pelindo Regional 1 Hadiri Pembukaan Turnamen Sepak Bola Piala Wakil Ketua DPRD Kota Medan 2026

Masinton juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada mengingat curah hujan di wilayah pegunungan masih tinggi dan berpotensi menimbulkan bencana susulan.

“Saya minta warga tetap berhati-hati dan menjaga kesehatan. Kita semua berdoa agar pemulihan berjalan cepat,” tutupnya.

Pemerintah Kabupaten Tapteng kini terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk percepatan dukungan alat berat, logistik, dan bantuan lainnya agar desa yang terputus dapat segera tersambung kembali. (ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar