Lintas Sumut |Simalungun
Bupati Simalungun Radiapoh Hasiholan Sinaga bersama Wakil Bupati H Zonny Waldi melaksanakan Safari Ramadhan sekaligus bersilahturrahmi dengan masyarakat di halaman Masjid Al-Manshuriyah Huta VI Nagori Pamatang Simalungun, Kecamatan Siantar, Sumut, Jum’at (31/3/2023)
Bupati Simalungun dan Wakil Bupati didampingi Anggota DPRD Simalungun Badri Kalimantan, Sekda Esron Sinaga, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ramadhani Purba serta sejumlah pimpinan OPD dilingkungan Pemkab Simalungun
Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Manshuriyah, Suwandi mengucapkan terima kasih atas kunjungan Bupati bersama Wakil Bupati Simalungun serta jajarannya serta Kakan Kemenag Simalungun.
“Ini terus terang, dari tahun 1990 saya bermukim di sini, baru kali inilah Tim Safari Ramadhan di hadiri bapak Bupati dan Wakil Bupati. Kami bangga pak, bapak bisa hadir di Masjid kami ini sekaligus bersilaturrahmi dengan masyarakat,”kata Suwandi.
“Kami sangat berharap dari Huta 6 untuk menertibkan tentang balap liar, karena hingga larut malam. Dan lampu jalan kami pak,”harapnya.
Wakil Bupati dalam kata sambutannya berharap momentum Ramadhan ini kita jadikan untuk saling menyayangi dan mengasihi serta meningkatkan persatuan dan kesataun dalam rangka mewujudkan Kabupaten Simalungun yang rakyatnya sejahtera.
Dalam kesempatan ini , Bupati Simalungun menyampaikan silahturahmi ini tidak hanya serimonial tapi terus berkelanjutan dan bukan hanya pada safari ramdhan saja.
Menyingung tentang balap liar, Bupati meminta kepada pangulu agar jalan di buat polisi tidur untuk menghindari adanya balap liar.
“Jadi harapan kita, di huta 6 ini bisa menjadi daerah yang nyaman dan masyarakatnya luar biasa keramahannya,”ujar Bupati
Menyahuti permohonan Gamot (Kadus) Bupati juga menyampaikan bahwa, sesuai dengan kemampuan keuangan pemerintah, tahun ini Pemkab Simalungun akan membangu tiga ruas jalan di huta 6 nagori Pamatang Simalungun. “Yang jalan prioritas,”kata Bupati.
Bupati menyampaikan bahwa tahun 2023 merupakan tahun politik, untuk itu himbau kepada masyarakat, walaupun beda kiblat, namun untuk membangun Simalungun harus bersatu.
Acara tersebut ditandai dengan penyerahan tali asih dan bingkisan kepada 25 anak yatim dan bingkisan kepada 225 kepada kaun duafa, guru-guru ngaji, bilal mayit dan penggali kubur serta menyerahkan bantuan berupa 1 unit Speaker portable dan 1 gulung sajadah. Ditutup dengan tausyah yang disampaikan oleh kakan Kemenang Simalungun H Ahmad Sofian.(Ilham)







Komentar