LINTAS SUMUT | Sibolga
Sejak selesai pembangunan gedung pasar Nauli Sibolga para pedagang merasa nyaman dan lebih meningkat omset dari sebelumnya.
Para pedagang yang menempati gedung tersebut, menyampaikan merasa puas dan nyaman berjualan menurut sejumlah pedagang bahwa menjelang memasuki gedung baru omset lumayan melonjak apalagi menjelang natal dan tahun baru.
Pada saat dilokasi pasar banyak pengunjung para pembeli untuk membeli kebutuhan pokok, seperti berupa pakaian dan bahan pangan atau bahan pembuatan kue dalam menjelang Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru)
Bukan bahan itu saja, penjual rempah-rempah, pernak pernik dan sembako sebagian mengalami kenaikan omset walau tidak begitu tinggi.
“Kalau pembeli pastinya ada bang, kalau omset naik turun namanya kita pedagang,” kata penjual rempah-rempah Br Pandiangan, Kamis (8/12/2022).
Sementara masih kata Br Pandiangan, dalam sepekan sejumlah harga komoditi mengalami kenaikan, karena faktor curah hujan yang cukup tinggi.
Adapun yang mengalami kenaikan yakni, cabe rawit harga normal 30 ribu mencapai 40 ribu rupiah, cabe merah harga normal 25 ribu rupiah mencapai 35 ribu rupiah, bawang merah putih stabil 28 ribu per kilogram.
“Hujan terus bang gimana harga pokok gak naik semua, cabai, bawang ini saya beli dari Daerah Pasikaman Tapanuli Utara,” jelasnya.
Untuk saat ini Br Pandiangan sudah 11 tahun lamanya dalam bisnis berdagang.
“Bersyukur sajalah kita pak atas rezeki yang sudah diberikan kepada kita, lancar saja dagangan ini sudah cukup bagi saya,” timpalnya.(dp)







Komentar