oleh

Walikota Sibolga Tinjau Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Terhadap Lansia

-BERITA-1,928 views

LINTAS SUMUT | SIBOLGA

Pemerintah Kota Sibolga melalui Dinas Kesehatan melakukan vaksinasi Covid-19 kepada ratusan warga lanjut usia (lansia) yang digelar di seluruh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) di Kota Sibolga, Kamis (20/5).

Pelaksanaan vaksinasi terhadap para lansia itu juga ditinjau Walikota Sibolga H Jamaluddin Pohan bersama Kapolres Sibolga AKBP Triyadi, Dandim 0211/TT Letkol Dadang Alex, Sekda Kota Sibolga M Yusuf Batubara, sejumlah pimpinan OPD dan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Firmansyah Hulu menyampaikan, vaksinasi terhadap para lansia ini dilakukan sebagai upaya meminimalisasi resiko penyebaran Covid-19.

“Ada sebanyak 208 lansia yang tervaksin hari ini diseluruh Puskesmas di Kota Sibolga. Karena lansia masuk kelompok yang rentan terpapar Covid-19 dan tentunya menjadi prioritas untuk divaksin,” kata Firmansyah.

Menurutnya, jumlah sasaran lansia yang akan divaksin Covid-19 adalah sebanyak 318 lansia dengan perincian dari Puskesmas Pintu Angin sebanyak 50 lansia dan yang divaksin 30 lansia, Puskesmas Aek Habil sebanyak 100 lansia dan yang divaksin 54 serta 1 lansia ditunda.

Baca Juga :  Diduga Gudang BBM Ilegal Beroperasi di Sibolga, Kasat Reskrim Bungkam Publik Desak Polda Sumut Turun Tangan

“Sedangkan di Puskesmas Pelabuhan Sambas sebanyak 50 lansia dan yang divaksin 44 serta ditunda sebanyak 6, Puskesmas Sambas sebanyak 60 lansia dan yang divaksin 33 dan di Puskesmas Aek Parombunan sebanyak 58 lansia, yang divaksin 47 dan ditunda 2 lansia,” Ujar Firmansyah.

Proses vaksinasi pada lansia, sambungnya, juga sama seperti tahapan yang dilakukan pada warga lainnya yakni saat datang, yang bersangkutan akan dilakukan pemeriksaan termasuk suhu tubuh hingga tensi darah.

“Jika dinyatakan dalam keadaan baik, yang bersangkutan bisa melewati meja selanjutnya, kemudian vaksinasi dilakukan oleh petugas dari puskesmas. Selanjutnya, yang bersangkutan diminta menunggu 30 menit untuk memastikan ada atau tidak kejadian pasca imunisasi,” jelasnya

Sebelumnya, Walikota Sibolga Jamaluddin Pohan mengungkapkan, vaksinasi wajib diberikan kepada para lansia, karena mereka juga beresiko dan paling rentan terpapar virus Covid-19. “Mereka juga rawan memaparkan kepada orang lain, misalnya kepada anak maupun cucunya. Artinya para lanisa ini juga memiliki resiko memaparkan dan terpapar tinggi,” sebut Jamal.

Baca Juga :  Mahmud Lubis Lepas Dua Calon Paskibraka 2026 Menuju Seleksi Tingkat Provinsi dan Nasional

Dia juga menjelaskan, prioritas vaksinasi Covid-19 bagi para lansia ini juga sesuai arahan dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, dimana sebelumnya para lansia memang belum diperbolehkan melakukan vaksin Covid-19. “Namun berdasarkan hasil uji klinis dari Kementerian Kesehatan, golongan lansia diperbolehkan melakukan vaksin, sehingga diminta untuk memberikan prioritas vaksinasi,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Jamal juga meminta masyarakat Sibolga untuk bersabar dan mempersiapkan diri, apabila mendapat giliran vaksinasi.

“Karena ketersediaan vaksin untuk saat ini masih terbatas, maka masyarakat lainnya harus bersabar. Tapi nanti seluruhnya akan mendapatkan vaksin,” tandasnya. (dp).

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar