oleh

595 Peserta Ikuti MTQ Ke-52 Kabupaten Simalungun Tahun 2026

Lintas sumut |Simalungun 

Suasana penuh semangat dan kekhusyukan kembali menyelimuti pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Ke-52 Tingkat Kabupaten Simalungun yang dipusatkan di Kecamatan Gunung Malela, Sumatera Utara.

Memasuki hari kedua, Selasa (19/5/2026) pelaksanaan ajang kompetisi bergengsi ini semakin meriah dengan hadirnya 595 peserta unggulan yang telah terpilih menjadi utusan dari 32 kecamatan se-Kabupaten Simalungun, siap menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam menghayati ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Sejak kegiatan resmi dibuka oleh Bupati Simalungun pada Senin (18/5/2026), malam usai pelaksanaan shalat Isya aktivitas perlombaan telah berjalan beriringan di berbagai titik lokasi yang telah disiapkan.

Para peserta tidak datang sendirian; setiap kontingen kecamatan didampingi oleh tim pendamping dan offisial yang berjumlah keseluruhan 205 orang, turut serta memberikan dukungan moral dan memastikan segala kebutuhan peserta terpenuhi selama kegiatan berlangsung.

Beragam cabang perlombaan yang menguji keterampilan, pemahaman, hingga seni dalam membaca dan mengamalkan Al-Qur’an dipertandingkan dalam ajang ini. Lingkup lomba mencakup Seni Baca Al-Qur’an, Tahfidz atau Hifdzil Qur’an, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Khottil Qur’an, hingga cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

Agar pelaksanaan berjalan tertib dan efektif, perlombaan tersebar di lima lokasi strategis yang masing-masing menjadi pusat kegiatan untuk cabang tertentu. Di lokasi Mimbar Utama, antusiasme terlihat pada cabang Seni Baca Al-Qur’an yang mempertandingkan dua kategori besar. Untuk tingkat remaja, sebanyak 41 peserta putra maupun putri, masing-masing peserta menunjukkan keindahan dan kehalusan suara dalam melantunkan ayat suci.

Baca Juga :  Provinsi Tegaskan Galian C Jalan Baru Pandan Belum Boleh Beroperasi, Dokumen Lingkungan CV Napogos Belum Lengkap

Tidak kalah menarik, kategori dewasa juga diikuti oleh 29 peserta putra dan putri yang membawakan bacaan dengan gaya dan pemahaman yang matang, memukau hadirin yang menyaksikan.

Berada di lingkungan MTs Negeri 2 Simalungun, persaingan terjadi pada tiga cabang lomba yang menuntut ketelitian dan pemahaman mendalam. Cabang Khottil Qur’an yang menilai keindahan dan ketepatan seni kaligrafi Al-Qur’an diikuti oleh 85 peserta putra dan putri, Terdiri dari Naskah di Ikuti 36 orang,Dekorasi diikuti 21 orang, Hiasan Mushaf diikuti oleh 24 orang dan kontemporer diikuti 25.

Dilokasi yang sama, cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an diikuti oleh 10 peserta, tempat di mana kemampuan mengolah gagasan dan pemahaman ayat dituangkan dalam bentuk tulisan. Selain itu, cabang Fahmil Qur’an yang menguji kedalaman penafsiran dan pemahaman isi kandungan Al-Qur’an, diikuti oleh 20 group peserta putri dan 16 group peserta putra yang beradu argumen dan pengetahuan.

Sementara itu, di lokasi SMP Negeri 1 Gunung Malela, gelaran lomba berpusat pada cabang Syarhil Qur’an. Di sini, sebanyak 39 group peserta berlaga membawakan tafsir dan penjelasan ayat suci dengan gaya penyampaian yang runtut, menarik, dan mudah dipahami, menjadikan lokasi ini sebagai salah satu pusat perhatian yang paling hidup dengan alur diskusi dan penyampaian materi.

Kekhusyukan tersendiri terasa di Masjid Al Huda Simpang Serapuh, yang menjadi tempat pelaksanaan dua cabang utama, yaitu Tilawah dan Tartil Qur’an. Cabang Tilawah yang diperuntukkan bagi tingkat anak-anak putra dan putri diikuti oleh 79 peserta, menampilkan kemampuan generasi muda dalam melantunkan ayat suci dengan fasih. Di samping itu, cabang Tartil Qur’an yang menilai kelembutan, ketertiban, dan keindahan irama bacaan, diikuti oleh 41 peserta yang membacakan Al-Qur’an dengan penuh ketenangan dan penghayatan.

Baca Juga :  Ikuti FGD Percepatan Pengembangan KEK Danau Toba, Bupati Simalungun Gali Strategi Pariwisata di Gianyar, Bali

Lokasi terakhir, yaitu Masjid Arrahman Senio, menjadi saksi ketekunan dan kecerdasan ingatan para peserta dalam cabang Tahfidz atau Hifdzil Qur’an. Kompetisi ini dibagi berdasarkan target hafalan yang telah dicapai. Kategori hafalan 1 Juz diikuti oleh 41 peserta putra dan putri, kategori 5 Juz diikuti oleh 25 peserta, sedangkan untuk kategori hafalan 10 Juz yang menuntut ketekunan tinggi, diikuti oleh 19 peserta yang siap mempertanggungjawabkan hafalannya di hadapan para penguji.

Sebaran lokasi dan pembagian kategori ini membuktikan bahwa MTQ Ke-52 Kabupaten Simalungun dirancang untuk menjangkau berbagai kalangan usia dan kemampuan, mulai dari anak-anak hingga dewasa, serta mencakup berbagai aspek dalam mempelajari Al-Qur’an.

Hingga hari kedua ini, seluruh rangkaian perlombaan berjalan lancar, tertib, dan penuh semangat, sejalan dengan tujuan besar kegiatan ini yaitu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan melahirkan generasi muda Simalungun yang bermartabat, berilmu, dan berakhlak mulia.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar