“Kepada seluruh jajaran Dinas PU dan P3SU untuk bekerja dengan ilmu pengetahuan yang dimiliki. Artinya Bekerja dengan ilmu pengetahuan, Bekerja dengan hati ikhlas, Karena Kerja itu ibadah, Jadi jangan merasa takut capek”, Kata Akhyar.
Selanjutnya Akhyar bersama jajaran OPD memantau proses pembersihan drainase. Selama kurang lebih dua jam, drainase dibongkar dan dibersihkan guna mengetahui permasalahan yang terjadi genangan air di lokasi tersebut.
Berbagai material seperti batu, kabel fiber optik dan ban bekas ditemukan di dalam drainase, selain itu air dalam drainase juga mengandung oli yang diduga berasal dari bengkel mobil.
“Selama ini di lokasi sering terjadi genangan air, setelah kita cek, ternyata di dalam drainase adanya material batu, ban bekas dan kabel yang menyebabkan penyumbatan. Inshaa Allah setelah material tersebut diangkat akan mengurangi dan menghilangkan genangan air karena air hujan akan masuk kedalam drainase.
Selanjutnya dijelaskan Akhyar, pembersihan drainase yang melibatkan Dinas PU dan P3SU Kecamatan Medan Kota ini akan terus dilanjutkan khususnya di Jalan HM Joni dan kawasan Jalan Halat.
Artinya Pembersihan akan berlanjut guna mengurangi titik genangan air yang ada di seluruh wilayah Kota Medan.
“Pembersihan drainase ini akan dilanjutkan sampai tuntas terutama di sekitar Makam Pahlawan, yakni di jalan HM Joni dan jalan Halat. Untuk lebih maksimal dukungan masyarakat juga dibutuhkan dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan agar drainase kita mampu menampung air jika hujan dan tidak terjadi genangan”, jelas Akhyar.
Sementara itu, Kepala Dinas PU Medan Zulfansyah mengatakan, kurang lebih ada 500 jumlah titik genangan air di seluruh wilayah Kota Medan.
Akan tetapi jumlah titik tersebut bukan merupakan jumlah permasalahan, artinya satu permasalahan dapat mengatasi puluhan titik genangan air.
“Seperti pembersihan drainase yang dilakukan hari ini, permasalahan sudah ditemukan maka dapat mengurangi puluhan jumlah titik genangan air. Kedepan, pembersihan drainase ini akan terus dilakukan dan menjadi rutinitas guna mengurangi jumlah titik genangan air di Kota Medan”, kata Zulfansyah. (Rahmad)













Komentar