oleh

Waduh!!! 2 Wartawan Mau Di Kampak Di Gabion Belawan

Lintas Sumut | Belawan –

Terkait peliputan 2 unit bangunan yang saat ini sedang berlangsung pembangunannya dan diduga tidak dilengkapi Surat Izin Mendirikan Bangunan (SIMB) di Pelabuhan Perikanan Gabion Belawan, yang tidak lengkapi papan plank SIMB di sekitar lokasi bangunan.

Dua orang wartawan yang sedang bertugas meliput bangunan baru di gabion belawan atas nama Tanjung dan Limbong Senin 11 Januari 2021 kemarin diancam akan di kampak. Sontak keduanya berlari dan melaporkan kejadian tersebut kepada ketua Belawan Pers Club Irwan Pane serta berencana melaporkan ke polres pelabuhan belawan.

Tanjung menjelaskan kepada rekan awak media, awal mula kejadian tersebut ketika mereka meliput kegiatan di pelabuhan perikanan belawan, dan melihat ada bangunan baru serta mencoba mencari informasi lengkap mengenai bangunan tersebut.

Salah seorang warga yang ditemui di sekitar bangunan mengatakan bahwa bangunan tersebut adalah milik Antoni, dikatakannya bangunan berlantai 2 tersebut rencananya akan dibangun cold storage dan tempat penjemuran ikan di bagian atap gedung.

Baca Juga :  Rumah Mau Ambruk, Burhan Butuh Bantuan Dari Pemerintah

Antoni yang disebut-sebut sebagai pemilik bangunan ketika dikonfirmasi mengatakan surat izin bangunan tersebut sudah diberikan Camat kepada ayahnya bernama Ahu, “Suratnya dari Camat sudah ada sama ayah saya”, kata antoni ucap tanjung kepada rekan media (12/01/21).

Sementara itu, Ahu ketika dikonfirmasi di Gudang Bengkel Pelabuhan Perikanan Gabion Belawan saat merenovasi kapal ikannya tidak mau menanggapi. Ketika coba dihampiri, Ahu pun langsung berkata, ” Jangan ganggu, saya lagi sibuk”, ujar Ahu sambil menjauh dari media jelas tanjung.

Selanjutnya Ahu mendekati kembali dan berkata, “Kalau orang lagi sibuk diganggu, bisa kena Kampak nanti, sembari mau ambil alat”, ucapnya tanjung sambil meniru perkataan Ahu..

Soal perkataan Ahu ” bisa kena Kampak” yang dapat dimaknai sebagai pengancaman itu, mendapat tanggapan serius dari Ketua BPC Irwan S Pane. Menurut Pane tidak sepantasnya Ahu bicara seperti itu kepada wartawan.

Baca Juga :  Partisipasi pemilih tertinggi, KPU Kabupaten Nias Beri Piagam Penghargaan

“Tidak seharusnya si Ahu itu ngomong begitu, Perkataannya itu bisa saja dijadikan sebagai delik aduan, Bisa kena pidana pengancaman itu nantinya. Kalau memang dia gak mau dikonfirmasi, ya cukup bilang saja bahwa tidak bisa dikonfirmasi karena sedang sibuk. Kan gak ada masalah”, tegas Pane.

Sesuai ketentuan yang diatur di dalam Peraturan Daerah (Perda) Kota Medan bahwa setiap pembangunan diwajibkan memasang papan plank IMB yang dipasang di sekitar bangunan dan mudah terlihat masyarakat umum. Bahkan ada sanksi denda atau kurungan badan bagi siapa saja yang melanggar Perda tersebut.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

News Feed

loading...