oleh

Sebanyak 6 Rumah Sakit Telah Menyediakan Ruang Khusus Pasien Covid 19

Lintas Sumut | Asahan – Dalam upaya penyebaran dan penularan Virus Corona Covid 19, Pemerintah Kabupaten Asahan telah menyiapkan ruang isolasi dibeberapa rumah sakit milik pemerintah maupun swasta.
Hal tersebut, berdasarkan instruksi Gubernur Sumatera Utara yang dituangkan dalam Surat Edaran nomor 440/2666/2020 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (Covid-19) di Sumatera Utara.
 
Rumah sakit yang sudah menyediakan ruangan isolasi yaitu, RSUD Hams Kisaran menyediakan fasilitas tempat tidur 9 bed, Rumah sakit Ibu Kartini 2 bed, Rumah Sakit Bunda Mulia 3 bed, Rumah Sakit Setio Husodo 4 bed, Rumah Sakit Sei Dadap 2 bed, Rumah Sakit Permata Hati 2 bed, sehingga sampai hari ini sudah terdapat 6 Rumah Sakit yang siap menangani pasien terdampak dengan jumlah total fasilitas tempat tidur yang berada diruang isolasi sebanyak 22 unit bed.
Hal itu diterangkan, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan, H. Nurdin kepada wartawan, Kamis (19/3) di ruangannya.
 
Lanjutnya, rumah sakit yang belum menyiapkan ruang isolasi diantaranya RSU. Bintang Kasih, RSU. Wira Husada, Rumah Sakit Lina, Rumah Sakit Segar Waras, Rumah Sakit Radiva dan Rumah Sakit Utama, ungkapnya.
“Sudah ada 6 Rumah Sakit yang telah menyediakan ruang isolasi bagi pasien terpapar Covid 19, namun masih ada
 
Sementara direktur RSUD HAMS Kisaran dr.Edi Iskandar saat dikonfirmasi membenarkan RSUD HAMS Kisaran telah menyiapkan sebanyak 9 bed dalam ruang isolasi untuk penanganan pasien terdampak Covid -19, bila terdapat pasien terdampak kami akan melakukan observasi selama 24 jam dengan melakukan general medichal check up terhadap pasien terdampak, dan bila hasil dari observasi dinyatakan positif maka kami akan melakukan rujukan kepada Rumah Sakit yang telah dihunjuk oleh Pemerintah, kami semata hanya melakukan penanganan awal, dan ruang isolasi yang dimiliki RSUD HAMS Kisaran benar benar telah diseterilkan.
 
Secara terpisah salah seorang praktisi medis yang enggan disebut namanya kepada wartawan mengatakan semoga apa yang disampaikan Gubernur Sumatera Utara yang akan mencabut ijin operasional rumah sakit terhadap rumah sakit yang enggan menyediakan ruang isolasi menjadi keyataan.
 
“agar rumah sakit yang ada di Asahan ini tidak semata hanya memikirkan keuntungan namun mengabaikan hal hal yang bersifat sosial, terlebih saat ini dalam suasana tanggap bencana seperti ini,”pungkasnya
Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Baca Juga :  Wakil Bupati Hadiri Penutupan PRSU 2026 di Medan

Komentar