LINTAS SUMUT I NIAS –
Oknum Anggota DPRD Kabupaten Nias berinisial SN dari Partai Hanura diminta untuk mundur dari jabatannya sebagai anggota DPRD, terkait sknadal video syur (video call) tak senonoh dengan seorang wanita tanpa mengenakan sehelai pakaian melalui akun whatsapp (WA) berdurasi 1 menit 2 detik.
Perbuatan tak senonoh itu menuai banyak komentar dari nitizen. Mereka menilai apa yang ada dalam video tersebut tidak ber-etika dan tidak pantas dilakukan oleh seorang oknum anggota DPRD di Kabupaten Nias itu.
“Para anggota DPRD seharusnya jadi cemas karena cerita ini bertambah buruk, “Ujar seorang praktisi hukum Dedy Alamsyah, SH saat dihubungi melalui via telepon selular. Sabtu, (11/07/2020).
Dijelaskannya, seharusnya rekan-rekan satu partainya juga harus mendesak pria yang kelahiran 1973 itu untuk mundur dari jabatannya.
“Oknum anggota DPRD tersebut berinisial SN seharusnya punya respek akan konstituennya. Sehubungan dengan prilaku online SN yang opensif, dia seharusnya mundur dari jabatannya, “Ungkapnya.
Lanjut Dedy lagi, ini menjadi konsumsi publik yang lagi viral. Sebagai anggota DPRD perlu mengkonsumsi prilaku yang lebih baik, bijak memiliki integritas untuk menjalankan profesinya.
“Etika profesi juga harus dijaga untuk menjadikan sebagai nilai jual setelah menjadi pemangku jabatan. Prilakunya ini seakan tidak memiliki moral dalam menunjukkan sikap kepada masyarakat khususnya di Kabupaten Nias, “Sebut Dedy.
Praktisi hukum yang dikenal ini menambahkan, ditengah pandemi Covid-19 Oknum Anggota DPRD kabupaten Nias berinisial SN memanfaatkan panggilan video jarak jauh (VC) untuk melakukan perbuatan tak senonoh. Dan hal inilah yang dapat menjatuhkan imej seorang anggota Dewan khususnya di Kabupaten Nias.
Panggilan jarak jauh ini selain mudah dan praktis, ini bisa dilakukan dimana saja pada waktu apapun. Kendati menjadi salah satu cara yang paling sering digunakan untuk bekerja.
Diketahui Dalam video itu, perempuan bugil tersebut terlihat sedang memainkan adegan tak senonoh, sementara oknum anggota DPRD tersebut tampak menikmati pemandangan itu dengan menunjukan mimik muka serta mengeluarkan dan memegang kemaluannya.
Sebelumnya, ketika dikonfirmasi awak media ini diruang kerjanya di Kantor DPRD Kab. Nias, Senin (6/7/20) sekira jam 12.00 Wib, SN mengakui bahwa yang ada didalam video yang telah beredar itu adalah dirinya.
Saat ditanya kenapa memperlihatkan kemaluannya? Oknum anggota DPRD itu mengaku karena gatal.
“Saat itu bukan sengaja tetapi kebetulan gatal-gatal itu saya, sehingga saya menggaruk garuknya”, elaknya.
Sampai berita ini diterbitkan, pihak Lembaga DPRD Kabupaten Nias dan Juga pihak partai oknum berinisial SN masih belum mengambil pernyataan secara resmi terkait persoalan ini, namun awak media akan berusaha melakukan konfirmasi dalam waktu dekat. (Moni).













Komentar