oleh

Richard Tampubolon Hadir di Tapteng, Air Bersih dan Sembako Disalurkan untuk Warga Huntara

LINTASSUMUT.COM, TAPTENG | Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Richard Taruli Horja Tampubolon meresmikan sekaligus menyerahkan bantuan sumur bor dan instalasi air bersih kepada warga hunian sementara (huntara) Rusunawa Pandan, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Selasa (19/05/2026) sore

Peresmian tersebut dilakukan langsung oleh Letjen TNI Richard Tampubolon bersama pihak PT Musim Mas/Minamas sebagai bentuk dukungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, khususnya akses air bersih. Selain peresmian sumur bor, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan sembako kepada 105 kepala keluarga penghuni huntara.

Dalam sambutannya, Richard Tampubolon menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor tersebut berawal dari masukan dan koordinasi bersama BPBD Provinsi maupun Kabupaten terkait kebutuhan mendesak masyarakat di lokasi huntara.

“Dari masukan BPBD provinsi dan kabupaten, yang paling dibutuhkan masyarakat adalah air bersih. Setelah berkoordinasi dan komunikasi intensif, kami memutuskan membangun sumur bor dan instalasi air masing-masing lima unit di Tapanuli Tengah dan lima unit di Tapanuli Selatan,” ujar Richard.

Ia berharap fasilitas yang dibangun dapat dimanfaatkan dan dirawat dengan baik oleh masyarakat agar bisa digunakan dalam jangka panjang.

Baca Juga :  Kapolres Simalungun Resmikan SPPG Kemala Bhayangkari 3 Dame Raya, 1.534 Siswa Segera Nikmati Makan Bergizi Gratis

“Kami berharap sumur bor dan instalasi air bersih ini dapat bermanfaat bagi masyarakat, khususnya warga rusunawa dan huntara. Fasilitas ini harus dijaga dan dirawat bersama,” katanya.

Richard juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam terealisasinya pembangunan sarana air bersih tersebut, terutama PT Minamas yang dinilai telah menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat terdampak bencana.

Dalam kesempatan itu, Richard mengaku hadir mewakili Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu. Ia menegaskan bahwa akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan paling penting bagi masyarakat.

“Air bersih adalah salah satu kebutuhan hidup manusia yang paling penting. Di sini ada 118 KK yang sebelumnya mengalami kesulitan air. Atas komunikasi dan koordinasi yang dilakukan, akhirnya program akses air bersih ini dapat diwujudkan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, sementara waktu instalasi air bersih dialirkan ke huntara Rusunawa Pandan dan nantinya akan disesuaikan dengan proses pembangunan hunian tetap (huntap).

Baca Juga :  Diduga Langgar Perlindungan Konsumen, Air Minum Helse Kadaluarsa Beredar di Sibolga-Tapteng

Selain itu, Pria yang pernah menjabat Mantan Danrem 023/KS Tahun 2015/2016 itu juga menyinggung upaya pemerintah pusat dan daerah dalam menangani dampak bencana yang masih terjadi di wilayah Tapanuli Tengah akibat cuaca yang sulit diprediksi.

“Saya bersama tim sudah mengecek langsung kondisi lapangan. Hujan dan banjir masih sulit diprediksi sehingga diperlukan konsep dan langkah penanganan yang tepat. Kami sudah berdiskusi bersama kementerian terkait, Kemensos, pemerintah daerah, dan seluruh pihak untuk menghasilkan langkah produktif yang segera dibawa ke Jakarta untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya.

Pria berdarah Batak itu turut menyampaikan salam hormat dari Menteri Dalam Negeri selaku Ketua Satgas Penanganan Bencana, sementara dirinya bertugas sebagai Wakil Ketua Satgas.

“Saya senang bisa kembali ke Tapteng. Harapannya, saya kembali ke sini bukan lagi karena bencana, tetapi melihat Tapanuli Tengah semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” tutupnya.(ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar