oleh

Rampas HP Wartawan, Awak Truk tangki BBM BK 8762 FR, Dilaporkan ke Polres Pelabuhan Belawan

Lintas Sumut | Belawan-

Awak Truk tangki milik PT Elnusa pengangkut BBM milik Pertamina dengan nomor Polisi BK 8762 FR serta pelaku Perampasan HP milik wartawan resmi dilaporkan ke Polres Pelabuhan Belawan.

Menanggapi hal itu, Komunitas Wartawan Medan Utara berharap Polres Pelabuhan Belawan untuk segera merespon laporan terkait penghalangan tugas jurnalis tersebut. Kamis (11/01/2024) pukul 10.00 WIB.

Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (UU Pers) yakni pasal Pasal 18 ayat (1), di mana menghalangi wartawan melaksanakan tugas jurnalistik dapat dipidana 2 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 500 juta.

Toga Pasaribu atau yang akrab disapa Topas kepada wartawan, Kamis (11/1) ketika dikonfirmasi membenarkan terkait laporan Dumas ya ke Polres Pelabuhan Belawan.

Baca Juga :  Polsek Bangun Bantu Evakuasi Anak Berusia 5 Tahun Meninggal Tenggelam di Sungai Bah Bolon 

“Ya benar, Dumas saya sampaikan pada Selasa (9/1) lalu dan diterima petugas Sium Polres Pelabuhan Belawan, ” Ucapnya.

Sebelumnya, ucapnya lebih lanjut, saya dan didukung rekan-rekan wartawan lainnya telah berkomunikasi kepada Kanit Resum dan petugas SPKT, namun petugas SPKT Polres Pelabuhan Belawan menyarankan agar saya membuat laporan dalam bentuk Dumas terlebih dahulu, pungkasnya.

Dikatakan, kejadian pengancaman dan perampasan handphone yang dialami wartawan medanpos, Topas berawal dari tugas liputan paparan ke Polres Pelabuhan Belawan (29/12/2023) lalu.

Dalam perjalanan, tepatnya di jalan KL Yos Sudarso KM 19,3 Lingkungan 24 Kelurahan Pekan Labuhan Kecamatan Medan Labuhan, wartawan medanpos itu melihat truk tangki merah putih BK 8762 FR keluar dari depot BBM Fuel Terminal Medan Group masuk ke gudang yang tidak jauh dari Depot BBM tersebut.

Baca Juga :  Kapolsek Perdagangan Tingkatkan Patroli Antisipasi Pencurian Besi Pembatas Jembatan Bah Bolon 

Merasa curiga, Topas hentikan laju sepeda motornya dan berbalik arah. Lalu, saat truk tangki itu keluar dari dalam gudang, wartawan itu mengambil gambar untuk kepentingan berita.

Pengambilan gambar secara sembunyi itu rupanya diketahui sopir dan kernet awak tangki tersebut. Tak lama kemudian, sopir dan kernet serta dua orang laki-laki dari dalam gudang kepung wartawan tersebut dan ambil Handphone wartawan dan menghapus dokumentasi.  (RjS)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar