LINTASSUMUT.COM, TAPTENG | Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Masinton Pasaribu, SH, MH, meninjau Posko Pengungsian Terpadu di Desa Kebun Pisang, Kecamatan Badiri, Jumat (19/12/25), untuk memastikan penanganan warga terdampak banjir bandang dan longsor berjalan cepat dan manusiawi.
Dalam kunjungannya, Masinton menyapa langsung para pengungsi dan menegaskan kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang terdampak bencana. Ia meminta seluruh jajaran, mulai dari camat hingga aparat desa, aktif membantu warga dan memastikan kebutuhan dasar terpenuhi.
“Pemerintah hadir dan tidak akan membiarkan masyarakat berjuang sendiri. Pendataan harus akurat agar bantuan tepat sasaran,” tegas Masinton.
Bupati Tapteng juga menyampaikan pemerintah telah menyiapkan rencana hunian tetap sebagai solusi jangka panjang bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
Sementara itu, Camat Badiri Ahmad Saufi Pasaribu, S.Kom, M.Kom, menjelaskan Posko Pengungsian Terpadu Kebun Pisang menampung 198 Kepala Keluarga dengan total 778 jiwa. Posko tersebut dilengkapi 119 tenda keluarga serta empat tenda besar untuk ruang belajar, pos kesehatan, dan dapur umum, hasil kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tapteng dan Caritas Indonesia.
Pengungsi berasal dari Desa Pagaran Honas, Lubuk Ampolu, Kebun Pisang, serta Desa Aek Bontar, Kecamatan Tukka.
Kunjungan Bupati Tapteng diharapkan memberi semangat dan kepastian bagi para korban bahwa negara hadir dan proses pemulihan akan dilakukan bersama. (ded)







Komentar