LINTASSUMUT.COM, TAPTENG | Suasana kemeriahan begitu terasa di Jalan Aek Lobu, Desa Mela I, Kecamatan Tapian Nauli, Minggu (17/08/2025). Ratusan warga tumpah ruah mengikuti sekaligus menyaksikan perlombaan rakyat yang digelar Karang Taruna Desa Mela I dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Perlombaan yang diadakan meliputi panjat pinang, makan kerupuk, ambil koin dalam semangka, tarik tambang, hingga lari goni. Anak-anak, remaja, hingga orang tua berpartisipasi penuh semangat. Gelak tawa, sorak-sorai, dan tepuk tangan penonton menambah hangat suasana kebersamaan di desa itu.
Bendahara Karang Taruna Desa Mela I, Gabriel Ginting yang akrab disapa Simentel-Mentel atau Silato-Lato, menuturkan kegiatan ini bertujuan membangkitkan semangat kebersamaan sekaligus mengenang jasa para pahlawan.
“Membangkitkan semangat warga Desa Mela I adalah hal utama. Kita juga ingin mengenang perjuangan para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan. Sesuai arahan Ketua Karang Taruna Kabupaten, Daniel Tobing, setiap desa diharapkan tetap eksis dengan kegiatan positif bagi generasi muda, serta berkolaborasi dengan pemerintah desa,” ujarnya.
Jenis perlombaan yang digelar antara lain, Panjat pinang untuk kalangan remaja,Lomba makan kerupuk untuk anak SD dan SMP,Lomba ambil koin dalam semangka untuk anak SD dan SMP, Masukkan patu dalam botol.
Salah seorang warga, Masni (43), mengaku senang dengan kegiatan ini karena menjadi ajang silaturahmi antarwarga. “Anak-anak jadi gembira, kami orang tua pun ikut terhibur. Kalau bisa, kegiatan seperti ini terus ada setiap tahun,” katanya.
Hal serupa dirasakan Andika (18), peserta lomba panjat pinang. Meski tubuhnya penuh lumuran oli, ia tetap bersemangat hingga berhasil mencapai puncak dan membawa pulang hadiah. “Capek, tapi puas sekali bisa sampai ke atas. Pokoknya seru,” ucapnya dengan senyum lebar.
Kemeriahan perlombaan HUT RI ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan tetap hidup di tengah masyarakat. Bagi warga Desa Mela I, kegiatan ini tidak hanya sekadar hiburan, melainkan juga simbol persatuan, kebersamaan, dan rasa syukur atas nikmat kemerdekaan. (Ded)










Komentar