LINTAS SUMUT | Sibolga
Warga temukan mayat seorang nelayan dilokasi perkuburan khatolik, kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga sambas, Kamis (30/03/2023) sekitar pukul 11.00 wib.
Diketahui mayat tersebut bernama Jimmy Simbolon, seorang nelayan berusia 44 tahun, warga jalan Kenari Gang Bambu, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga.
Kapolres Sibolga, AKBP Taryono Raharja, S.H., S.I.K., M.H melalui Kasi Humas Polres Sibolga IPTU Suyatno menuturkan bahwa dalam penemuan mayat tersebut ditemukan barang bukti di dekat korban.
“Termasuk potongan triplek, sandal jepit merk Swallow, pisau kater warna hijau, mancis, kaca berbentuk bulat, potongan kain warna merah jambu, pipet kecil, puntung rokok Dji Sam Soe, gumpalan lem yang sudah mengeras, hand set warna hitam, tutup botol, gedebuk pisang yang dibalut dan dibungkus plastik, selang plastik warna kuning berukuran panjang 40 cm dengan ujung dibalut plastik seteropom, topi warna hitam, botol air mineral ukuran 600 ml merk Aqua, botol air Le Mineral, botol air mineral ukuran 1,5 Liter merk Aqua,” terang Suyatno.
Masih lanjut, Suyatno, Aqua gelas air mineral merk Madani, kaca mata gagang warna hitam, pensil warna biru-hitam merk Angel, charge hand phone warna hitam, lem setan, potongan kain warna hitam, dan bundelan berbentuk bulat yang dibalut kain warna hitam saling mengingat.
Adapun yang melihat dua orang saksi, yakni, Affandy Simbolon (40) dan Erwindo Sihombing (37), melaporkan bahwa mereka menemukan mayat korban saat sedang mencari bambu di atas perbukitan di lokasi pekuburan tersebut.
“Saksi Erwindo Sihombing mengambil bambu di sisi sebelah kanan perbukitan, sedangkan saksi Affandy Simbolon berjalan ke arah sisi kiri perbukitan sekitar 200 meter dari lokasi Sihombing. Saat sampai di lokasi, Affandy melihat mayat korban tergeletak di lokasi kuburan kosong dengan posisi miring,” terang saksi saat disampaikan Suyatno awak media
Kemudian kedua saksi memberitahukan kepada masyarakat dan Kepling 1, bahwa mereka melihat sosok mayat terletak dilokasi kuburan khatolik.
Sehingga warga dan Kepala Lingkungan(Kepling) beserta Bhabinkamtibmas, Babinsa dan pihak Polsek Sambas naik ke atas perbukitan lokasi pekuburan katolik untuk melihat mayat tersebut.
Selanjutnya, mayat langsung dievakuasi menuju RSU DR FL Tobing dengan menggunakan mobil Ambulance.
Bahwa Dari hasil pemeriksaan Tim Medis Pihak RSU Dr.FL.Tobing Sibolga Imran, AMK (kepala kamar Jenazah) serta disaksikan oleh Pihak Kepolisian dan istri Korban menjelaskan bahwa pada tubuh korban tidak ada ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban dan diduga korban meninggal akibat sakit.
Berdasarkan keterangan keluarga istri korban An. Widiya Wati (43) menerangkan, korban merupakan mantan warga binaan Lapas Sibolga yang bebas pada tgl 16 Maret 2023.
“Setelah keluar (bebas) dari Lapas Sibolga, korban mengeluh sakit pada bagian pinggang dan bagian dada korban,” kata keluarga
Sementara itu, pihak keluarga setuju untuk dilakukan autopsi terhadap jenazah, dan jenazah kemudian dibawa ke RSU Bhayangkara Medan untuk dilakukan tindakan autopsi,”tutup Suyatno.(ded)







Komentar