oleh

Hadiri Forum Women Program HUT APKASI ke-26, Ketua TP PKK Tapteng : Perempuan Harus Jadi Penggerak Pembangunan

Lintassumut.com, DELI SERDANG | Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Ny. Rismawaty Masinton Pasaribu, menekankan pentingnya peran perempuan sebagai motor penggerak pembangunan daerah. Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti Forum Women Program dalam rangkaian perayaan HUT APKASI ke-26 Tahun 2026 yang berlangsung di IKM Hall, Deli Serdang, Kamis 2 Juli 2026.
Dalam kegiatan tersebut, Ny. Rismawaty Masinton Pasaribu hadir didampingi oleh Staf Ahli I TP PKK Tapteng, Ny. Masnoni Mahmud Efendi, bersama para Ketua TP PKK Kabupaten se-Indonesia.

Forum Women Program kali ini mengusung tema besar “Penguatan Peran Perempuan Dalam Meningkatkan Daya Saing Daerah.” Acara ini menghadirkan narasumber ahli yang memberikan pembekalan strategis, di antaranya

• Jelita Siregar (Dosen Fakultas Kedokteran USU) dengan topik Memperkuat Peran Perempuan dalam Mendukung Program Percepatan Penurunan Stunting di Daerah.

Baca Juga :  Wakil Bupati Tapteng Apresiasi Wahana Visi Indonesia atas Kontribusi Penanganan Tanggap Darurat Bencana

• Hj. Rafika Johani, S.Ag dengan topik Menumbuhkembangkan Jiwa Entrepreneurship Perempuan Melalui Pemanfaatan Komoditi Lokal.

• Hermita (Direktur Commercial Banking Bank BTN) dengan topik Meningkatkan Daya Jual Produk UKM Melalui Strategi Branding.

Ny. Rismawaty Masinton Pasaribu menilai materi yang disampaikan sangat relevan dengan kebutuhan perempuan masa kini. Menurutnya, di tengah kemajuan zaman yang pesat, perempuan dituntut untuk tidak sekadar menjadi penonton, melainkan harus mampu meningkatkan kapasitas dan kompetensi diri.

“Saat ini sudah saatnya perempuan memegang peran sebagai penggerak ekonomi, pembangun keluarga, dan agen perubahan sosial. Perempuan harus terus meningkatkan kompetensinya agar memiliki daya saing yang kuat,” ujar Ny. Rismawaty.

Lebih lanjut, Ketua TP PKK Tapteng menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi yang sangat strategis dalam menentukan arah pembangunan, baik di tingkat desa hingga ke skala nasional.

Baca Juga :  BNCT dan Mitra Shipping Bahas Peluang Pengembangan Layanan Barge Belawan–Port Klang

“Perempuan bisa menjadi aktor strategis dalam pembangunan. Tidak hanya pembangunan di desa-desa, tetapi juga kontribusi nyata bagi pembangunan nasional, yang pada akhirnya akan mengubah kehidupan masyarakat Indonesia menjadi lebih baik, maju, dan sejahtera,” pungkasnya.

Kehadiran Ketua TP PKK Tapteng dalam forum berskala nasional ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah, khususnya TP PKK dalam mendukung pemberdayaan perempuan serta sinkronisasi program daerah dengan kebijakan nasional, khususnya dalam hal kesehatan keluarga, ekonomi kreatif, dan pengembangan UMKM. (Ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar