oleh

Dugaan Pelecehan Seksual, Dirut Perumda Mual Nauli di Polisikan

LINTASSUMUT. Com, TAPTENG |
Staf Ahli Direksi Perumda Mual Nauli Tapanuli Tengah, Raju Firmanda Hutagalung, bersama Kepala Satuan Pengawas Internal (KSPI) Irsyadunnas Panggabean mendesak Bupati Tapteng Masinton Pasaribu segera mengevaluasi dan memberhentikan Direktur Utama Perumda Mual Nauli yang berinisial MTR.

Desakan tersebut menyusul mencuatnya dugaan pelecehan seksual terhadap sejumlah staf perempuan yang diduga dilakukan oleh Direktur Perumda Mual Nauli sejak 2023 hingga Januari 2026. Raju menyebut, perbuatan tersebut selama ini diduga ditutupi melalui intimidasi, tekanan mental, hingga iming-iming jabatan dan uang.

“Banyak staf mengadu kepada saya. Mereka takut karena ada ancaman, janji diangkat pegawai tetap, bahkan uang,” ujar Raju, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga :  Kapolsek Silou Kahean Ajak Warga dan Karyawan PTPN IV Perangi Premanisme dan Narkoba Melalui Patroli Dialogis

Raju mengaku pada hari yang sama kembali menerima laporan korban baru. Ia menegaskan tidak akan diam dan siap menanggung segala risiko demi membongkar dugaan praktik amoral tersebut.

“Ini tidak bisa ditolerir. Sebelum makin banyak korban, saya memohon Bupati dan Wakil Bupati segera memberhentikan Direktur Perumda Mual Nauli,” tegasnya.

Ia juga menduga sejumlah staf perempuan memilih mengundurkan diri akibat tekanan dan perlakuan tidak senonoh. Beberapa korban disebutkan dengan inisial C, S, Hu, He, dan lainnya.

Sementara itu, KSPI Perumda Mual Nauli, Irsyadunnas Panggabean, menilai dugaan tersebut sebagai pelanggaran berat dan preseden buruk bagi perusahaan daerah. Ia menegaskan tidak akan ada toleransi terhadap pelaku kejahatan seksual, siapa pun jabatannya.

Baca Juga :  Polres Sibolga dan Kodim 0211/TT Perketat Patroli Saat Blackout, Antisipasi Gangguan Kamtibmas

“Direktur sekalipun harus ditindak jika salah. Ini tidak mencerminkan perilaku seorang pemimpin,” ujarnya.

Raju menutup pernyataannya dengan menegaskan tidak takut diberhentikan dari jabatannya demi menegakkan kebenaran. Ia berharap kepemimpinan Bupati Masinton Pasaribu dan Wakil Bupati Mahmud Efendi Lubis dapat membersihkan pemerintahan dari oknum tidak bermoral.

Selain itu, Raju juga menyinggung dugaan praktik pungutan liar dalam proses perekrutan pegawai di Perumda Mual Nauli. (Dp)

Happy
Happy
100 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar