oleh

Diduga Tidak Memiliki Ijin Tempat Campuran Pasir, Tanah & Batu (Meterial) Didemo Koalisi Aksi Bersama Aktivis T.Balai

LINTAS SUMUT | TANJUNGBALAI

Sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan dirinya Koalisi Aksi Bersama Aktivis Tanjung Balai, menggelar unjuk rasa dijalan Alteri, Kel. Sirarantau, Kec. Datuk Bandar terkait adanya pengelolaan bahan material seperti pasir, tanah dan Batu, yang diduga tidak adanya ijin Amdal UKL-UPL, sesuai UU RI No 32 di Pasal 36 ayat (1).

Unjakrasa damai yang digelar masyarakat dikawal ketat Aparat dari Kepolisian Resor Tanjung Balai, Senin (26/10) sekitar pukul 11.00 Wib.

Koordinasi dari Aksi Bersama Aktivis Tanjung Balai, Khaidir Rahman dan kawan kawan, menyatakan sikap, Agar pihak penegak hukum melakukan pemeriksaan, penangkapan serta penghentian Usaha terhadap pengelolaan campuran material yang diduga tak memiliki ijin tersebut, Ucapnya.

Lanjutnya, sesuai UU RI No 32 di Pasal 36 ayat (1), tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (UUPPLH) menyebutkan bahwa,” Setiap usaha dan/atau kegiatan, wajib memiliki ijin Amdal atau UKL-UPL atau wajib memiliki izin dari Dinas Lingkungan Hidup, untuk kepentingan khalayak ramai, Jelasnya.

Baca Juga :  Patroli Malam Sat Lantas Polres T.Balai Amankan 5 Kendaraan Knalpot Blong

Sehingga Kata Roby Syahputra Siregar SH meninpali, kita meminta Pihak Kepolisian Resor (Polres) Tanjung Balai segera menangkap Oknum pelaku usaha yang diduga tidak memiliki ijin tersebut, serta menutup usaha yang dikelolanya.

Dikarenakan Kata Roby melanjutkan, usaha percampuran material tersebut digunakan untuk daerah Kabupaten Asahan, sementara, akibat dari pengangkutan campuran Material tersebut berdampak Polusi udara yang dapat mengganggu saluran pernafasan (ISPA) dialami atau dirasakan masyarakat kota Tanjung Balai.

” Pengelolaan campuran Material yang diangkut truk, berdampak Polusi yang dirasakan masyarakat Kota Tanjung Balai, maka Polisi segera melakukan penghentian, dan pemeriksaan terhadap pengusaha Pengelolaan itu “, Ucapnya.

Diakhir orasinya, koordinator Aksi Koalisi Aksi Bersama Aktivis Tanjung Balai, Meminta kearifan dari Kepolisian dalam melakukan penegakan hukum, serta menangkap dan memeriksa oknum intelektual dari pengelolaan yang diduga tidak memiliki ijin tersebut.

Baca Juga :  Rapid Test KPPS Dari Luar Daerah, Komisioner KPU : Dinkes Asahan Tak Sanggup

” Kita akan melakukan aksi unjuk rasa besar besaran bila tidak ada tindak lanjut dari penegak hukum atau instansi berkompeten “, Tutupnya.

Pantauan di lapangan, hingga berakhirnya aksi damai dari sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan dirinya Koalisi Aksi Bersama Aktivis Tanjung Balai, tidak seorang pun dari pihak pengusaha yang menjumpai massa.

Terpisah, Kadis perizinan terpadu, Edward di hubungi via selular, Senin (26/10/2020) mengatakan, untuk pengeloalaan Material campuran yang berada dijalan Alteri, Kel. Sirantau, Kec. Datuk Bandar tidak ada izinnya,” Itu tidak ada ijinnya “, Ujar Edward Kadis Perizinan Terpada. (Ambon).

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

News Feed

loading...