oleh

Barang Berharga Milik Delimina Warga Tetehosi II Dicuri Keluarga, Dirinya Minta Pelaku Ditangkap

LINTAS SUMUT I GUNUNGSITOLI-

Nasib nahas dialami Delimina Telaumbanua (37) alias Ina Diman Batee, warga Desa Tetehosi II, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli. Dibalik duka yang sangat mendalam berbagai barang barang berharga ludes dicuri keluarga.

Aksi dugaan pencuri yang menggasak seluruh barang berharga miliknya yang terjadi pada Senin (01/02/21) yang lalu sekira pukul 08.00 Wib Pagi tepatnya diklinik (rumah korban) yang beralamat di Desa Idanotae, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli.

Menurut keterangan korban yang bekerja sebagai PNS ini, ia mengetahui barang miliknya hilang saat pulang dari RSUD dr. M.Thomsen Nias. Korban terkejut karena barang barang miliknya sudah tidak ada di tempat dan berantakan. Hal ini diungkapkan Delimani kepada beberapa awak media dilokasi wilayah hukum Polsek Gido. Sabtu (13/02/2021) kemarin pukul 17.30 Wib sore.

Delimina menjelaskan peristiwa tersebut kejadian bahwa pada senin tanggal 01 Februari 2021 suaminya sakit dengan perasaan bimbang. Lalu, dirinya merujuk Ke RSUD dr.M.Tomson Nias dengan menaiki mobil Ambulance sekira pukul 06.00 Wib pagi.

“Karena suami saya sakit dan membawa atau merujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr.M.Thomsen Nias dan setelah sampai di IGD langsung di berikan oksigen. Namun, nyawa suami saya tidak bisa diselamatkan, “Tuturnya.

Dikatakannya, tak lama kemudian datang anak suaminya bernama Besti Rostiani Batee dan Elvin Telaumbanua dan langsung kebagian Administrasi untuk mengambil pendaftaran serta melunasi administrasinya. Lalu, mereka menanyakan kunci rumah dengan alasan mengambil jas almarhum.

“Mana kunci rumah biar saya ambil jasnya. Lalu, saya bilang kuncinya ada sama Ninda Tafonao dirumah. Sehingga mereka berangkat, “Ungkapnya.

Delimina Mengatakan, setelah Besti dan Elvin berangkat, dan dirinya menelpon Ninda Tafona’o yang ada dirumah dan menyampaikan informasi bahwa ada yang masuk didalam bernama Olina Halawa Alias Ina Besti bersama Elvin Telaumbanua dan Setiyus Batee telah menerobos masuk kerumah dan mengambil barang barang dan menggantikan kunci gembok kamar dan gembok pintu depan atau pintu utama, “Pintanya Ninda melalui telepon sebut Delimina.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Cabang Binjai Gelar Rapat Dengan Pemerintah Daerah

Untuk Lebih Lanjut, Setelah menyelesaikan administrasi dirumah sakit dan mayat suami saya dikembalikan kerumah yang berada di Desa Tetehosi II, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi dengan naik Ambulance lewat depan rumah klinik di desa Idanotae.

“Ketika saya turun dari mobil ambulance berhenti didepan rumah atau Klinik di Desa Idanotae, terlihat sudah pada ramai didepan rumah dan saya langsung mau masuk kerumah, tetapi apa yang terjadi kunci rumah saya sudah diganti dan gembok yang lama sudah dibuang. “Cetusnya.

Dirinya juga Mengungkapkan, karena tidak bisa masuk didalam rumahnya berusaha memanggil tukang. Sementara, didalam rumah/klinik masih ada pasien yang masih dirawat bahkan adiknya Bidan masih berada didalam.

Sesudah dipotong gemboknya, dirinya masuk kerumah dan langsung menuju kamar yang berada di lantai II dan terlihat juga ikut diganti gembok yang baru dan gembok lama dibuang sehingga kunci kamar tersebut juga dipotong.

“Saya masuk dalam kamar dan melihat sudah berantakan dilantai bahkan tempat tidur saya juga ikut berantakan dan berkas yang ada dalam lemari sudah tidak ada lagi.

Adapun barang barang yang sudah hilang berupa Sertifikat tanah, SK kepegawaian, 2 unit sepeda motor, 1 unit mobil, Bpkp yaris, 2 buah gelang emas, 1 buah kalung emas dan cincin emas, “Jelas Delimina sambil terharu dan menangis.

Baca Juga :  Memutus Mata Rantai Covid - 19, Sat Lantas Polres Tanjungbalai Bagi Masker.

Atas kejadian tersebut korban merasa dirugikan dan telah melaporkan ke Polsek Gido untuk dapat diproses sesuai dengan hukum yang berlaku di NKRI. Dan berharap kepada pihak penegak hukum agar cepat diproses dan menangkap oknum pelaku pencurian yang dia dialami.

Sementara, Radius permata Hulu, ST., SH,MH, sebagai Penasehat Hukum Menanggapi bahwa kasus tersebut merupakan kasus pidana dan tentu dalam hal ini institusi yang berhak melakukan proses penegakan hukum yakni pihak kepolisian.

Dikatakannya, Kemarin korban telah memberikan keterangan dan saksi juga membenarkan bahwa ada orang lain masuk kerumah dan bahkan pada saat masuk kerumah itu divideokan melalui video call dan saksi itu melihat ada tiga orang yang masuk untuk mengambil dokumen tersebut.

Dirinya berharap kepada pihak penegak hukum untuk secepatnya menangkap oknum pelaku tersebut dan karena ini merupakan pencurian baiknya diberikan Police line dilokasi kejadian serta mengamankan barang barang hasil curian tersebut.

“Berupa barang bukti hasil pencurian itu masih belum disita oleh pihak kepolisian sebab orang yang mengambil itu tanpa seizin yang punya, itu adalah perbuatan melawan hukum, “Ungkapnya.

Ditempat terpisah, Kapolsek Gido, Iptu Ahmad Hidayat ketika awak media melakukan konfirmasi melalui via WhatsApp terkait perkembangan laporan kejadian tersebut dan mengatakan coba Konfirmasi dengan kanit Res Kapolsek Gido, info tadi katanya sudah cek TKP.

Seterusnya, sesuai dengan instruksi Kapolsek Gido maka awak media mengkonfirmasi kepada Kanit Res Bripka Jekson Manik menyampaikan Masih dalam proses penyelidikan dan penyidikan. (YML)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleppy
Sleppy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Komentar

News Feed

loading...