oleh

7 Wartawan Sibolga-Tapteng Lulus UKW Madya dan Muda

LINTASSUMUT.COM, TAPUT | Tujuh wartawan asal Sibolga-Tapanuli Tengah (Tapteng) dinyatakan lulus dalam Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang digelar di Tarutung, Tapanuli Utara. Kegiatan ini digagas PWI Bonapasogit bekerja sama dengan PT Agincourt Resources dan berlangsung sejak Kamis (11/12/2025).

Di tengah kondisi pascabencana banjir bandang dan longsor yang masih melanda wilayah Tapteng dan Kota Sibolga, para wartawan tetap berkomitmen mengikuti UKW. Mereka bahkan harus memutar rute panjang karena sejumlah akses jalan masih terisolasi dan rawan longsor. Perjalanan ditempuh dari Suka Bangun (Tapteng) menuju Padang Sidempuan – Sipirok (Tapsel)– Pangaribuan – Sipahutar (Tarutung).

Empat peserta, yakni Jerry Zai, Dedi Pasaribu, Rossiana Hutabarat, dan Samsul Pasaribu, lulus pada jenjang UKW Muda, sementara tiga lainnya, Benny Setiawan, Ridwan Tober Butar-butar, dan Preddy Situmorang, berhasil meraih UKW Madya.

Baca Juga :  Masinton Tinjau Langsung Normalisasi Sungai Bona Lumban Pascabanjir Bandang di Tukka

Perwakilan peserta UKW Muda, Rossiana Hutabarat, menyampaikan rasa haru dan bangganya.

“Rela meninggalkan keluarga untuk ikut UKW di Tarutung dengan perjalanan 10 jam. Terima kasih kepada Bang Benny, Samsul, Dedi, Ridwan, dan mentor saya Bang Dzulfadli Tambunan,” ujarnya.

Rossiana menambahkan, para penguji memberikan pelajaran berharga mengenai integritas dan tanggung jawab moral seorang jurnalis.

Ketua Dewan Kehormatan PWI Pusat, Atal S. Depari, turut memberikan apresiasi khusus kepada peserta yang tetap hadir meski berasal dari wilayah terdampak bencana. Ia menegaskan, UKW bukan sekadar formalitas, tetapi tolak ukur profesionalitas wartawan.

Baca Juga :  Di Tengah Lumpur dan Tenda Darurat, Harapan Anak-Anak Tapteng Tetap Menyala

“Selamat kepada seluruh peserta. UKW ini menguji kedewasaan wartawan dalam menjaga kebenaran, etika, dan integritas. Wartawan bukan sekadar pengelola konten, tetapi penjaga marwah informasi,” tegas Atal.

Ia juga mengingatkan pentingnya berpegang teguh pada Kode Etik Jurnalistik, Undang-Undang Pers, serta kehati-hatian dalam bertugas.

“Selama kita menjunjung semuanya, Pers Indonesia akan tetap berdiri dengan manfaat dan kehormatannya,” tutupnya. (Ded)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Komentar