Please set up your API key!

Lintas Sumatera Utara

Upacara Sumpah Pemuda Terancam Gagal, OKP T.Tinggi Dapat “ Uang Capek “

Oktober 28
14:18 2017

( doc : Illustrasi )

( doc : Illustrasi )

Tebingtinggi | lintassumut.com – Ada cerita miris di balik kemeriahan Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 89 di Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi, Sabtu (28/10/2017).

Tersebar rumor tidak sedap, dampak dari adanya dualisme kepemimpinan Komite Nasional Pemuda Indonesia ( KNPI ) Kota Tebingtinggi, mengakibatkan peringatan hari Sumpah Pemuda terancam gagal untuk menghadirkan seluruh OKP yang bergabung dibawah Bendera KNPI yang di pimpin Syahri Damanik dan KNPI yang di pimpin M Hatta Hasibuan.

Kondisi ini memaksa pihak Dispora dan beberapa tokoh Pemuda Kota Tebingtinggi untuk mengambil jalan tengah, mempertemukan kedua kubu dan sejumlah pimpinan OKP  di salah satu Café di Kawasan Deblot Sundoro dan dalam pertemuan itu di sepakati seluruh peserta upacara yang berasal dari OKP di beri “ uang capek “ sebesar Rp 50 ribu per-orang.

Walau pihak Dispora Kota Tebingtinggi sudah berusaha menggabungkan Peringatan Hari Sumpah Pemuda dengan Pelepasan Kirap Tangkal Nafza Gerakan Pramuka, ternyata bukan Solusi, sebab 28 Oktober merupakan Pesta Pemuda dan bukan upacara khusus untuk Gerakan Pramuka.

Pemberian “ uang capek “ ternyata merupakan langkah jitu, Peringatan Hari Sumpah Pemuda berjalan lancar bahkan di meriahkan oleh penyuguhan berbagai aktraksi kesenian dari dua kelompok yang mengatasnamakan Pemuda dan Pramuka.

Kehadiran dua Pimpinan KNPI dan para Ketua-ketua OKP se Kota Tebingtinggi ditambah ratusan pemuda berseragam berbagai OKP berdiri gagah di tengah barisan masing-masing, berhasil mengecoh sejumlah pejabat dan masyarakat Kota Tebingtinggi.

Kepala Dinas Pemuda dan Olah Raga Tebingtinggi, H Azhar Effendi yang diminta saat di temui wartawan di anjungan Sri Mersing untuk dimintai keterangan seputar rumor adanya pembagian “ uang capek “ bagi anggota OKP peserta upacara berusaha mengelak dengan berujar “ Nanti kita jumpa di kantor saya saja “ katanya kepada wartawan.

Namun, sayangnya saat di datangi kekantornya di Jalan Veteran Kota Tebingtinggi yang bersangkutan tidak ada di tempat, justru yang di dapati ruang kerja Kadispora dalam kondisi “ kopak-kapik “ karena masih dalam proses rehabilitasi. ( R.01  )

About Author

lintassumut

lintassumut

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

IKlan Layanan Masyarakat

Kata _ Kata Bijak Hari Ini

“Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bestik tapi budak.” [Bung Karno, Pidato HUT Proklamasi]

Kategori