Please set up your API key!

Lintas Sumatera Utara

Pekerja Harian Tewas Jatuh Dari Atap Gedung.

Oktober 20
14:11 2017
  1. Jenazah Waluyo di evakuasi ke Rumah Sakit Kumpulan Pane ( doc : lintassumut.com )

    Jenazah Waluyo di evakuasi ke Rumah Sakit Kumpulan Pane ( doc : lintassumut.com )

Tebingtinggi | lintassumut.com – Seorang pekerja harian, Roni Sriwijaya alias Waluyo ( 28 ) warga kompleks Rusunawa Kelurahan Tebingtinggi Kecamatan Padang Hilir Kota Tebingtinggi, meregang nyawa sesaat setelah terjatuh dari atap gedung Gor Asber Kota Tebingtinggi, (20/10/2017 ). 

Di perkirakan korban Waluyo jatuh dari ketinggian 18 meter. Tubuh korban mendarat langsung ke atas lantai semen Gedung Olahraga ( Gor ) Asber yang terletak di kawasan Jalan Gunung Agung Komplek Perkantoran BP 7 kota Tebingtinggi.

Menurut keterangan saksi mata di TKP, Dody ( 20 ) Jalan Pulau Sumatera Kelurahan Tualang Kecamatan Padang Hulu bersama dua saksi lainnya yang juga teman kerja korban, sebelum kejadian posisi korban diatas atap gedung sedang membuka seng yang akan di ganti.

” Korban sama kami diatas, kerja membuka baut seng entah bagaimana tiba-tiba korban jatuh dan seng yang akan diganti jeblos, korban terperosok dan sempat berteriak ” bang “,  tubuh korban meluncur jatuh ke bawah ” terang Dody.

Dody. Doni dan Diki ketiga saksi mata mengaku tidak tahu dan tidak  melihat persis bagaimana posisi korban saat terjatuh. Saksi hanya melihat seng  sudah menguak, mereka hanya memastikan korban terjatuh dari atap.

Mengetahui  kalau korban sudah  terjatuh,  ketiganya bergegas turun dengan menelurusi pooring rangka baja atap gedung Gor Asber dengan sangat hati-hati.

Sesampainya di bawah, ketiganya langsung menghampiri tubuh korban dan melihat tubuh korban tidak bergerak lagi.

” Kami tak tau bagaimana dia jatuh dan mendarat di lantai. Kami turun melihat dia dah tidak bergerak. Dari kepala dan telinganya keluar darah segar ” terang Dony.

Ketiganya menyaksikan korban tergeletak di lantai dalam posisi telentang dan dari bagian kepala mengalir darah segar, kemungkinan kuat korban meninggal di tempat kejadian.

Dari pantauan dilapangan, korban diduga kuat tidak dilengkapi alat keselamatan kerja. Padahal pekerjaan yang dilakoni korban beresiko tinggi

Tidak adanya kelengkapan keselamatan kerja yang di sediakan pihak perusahaan jasa kontruksi di akui oleh tiga saksi lainnya.

Menurut mereka dari awal menerima perintah kerja mereka tidak pernah dilengkapi alat keselamatan kerja dan hingga peristiwa tragis ini terjadi mereka tidak mengenali siapa kuasa usaha proyek rehabilitasi atap Gor Asber ini.

Kasus tewasnya pekerja harian ini sudah ditangani pihak berwajib dan setelah melakukan olah TKP.  Petugas Identifikasi membawa jasad korban ke Rumah Sakit Umum dr Kumpulan Pane. ( Met )

 

 

 

 

 

About Author

lintassumut

lintassumut

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

IKlan Layanan Masyarakat

Kata _ Kata Bijak Hari Ini

“Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bestik tapi budak.” [Bung Karno, Pidato HUT Proklamasi]

Kategori