Please set up your API key!

Lintas Sumatera Utara

Ijin Belum Terbit, Tower Monopole Sudah Berdiri

Oktober 16
18:18 2017

Ijin belum keluar, menara telekomunikasi ( tower ) monopole milik PT PPSU berdiri tegak lurus di lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi.( doc : lintassumut.com )

Ijin belum keluar, menara telekomunikasi ( tower ) monopole milik PT PPSU berdiri tegak lurus di lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi.( doc : lintassumut.com )

Tebingtinggi | lintassumut.com – Ijin belum keluar, Sebuah menara telekomunikasi ( tower ) monopole milik PT PPSU  berdiri tegak lurus di lapangan Merdeka  Kota Tebingtinggi.

Kepala  Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP ), Suriadi ketika di konfirmasi lintassumut.com soal tower “ bodong “ tersebut menyatakan pihaknya hanya mengeluarkan Ijin Mendirikan Bangunan jika syarat sudah terpenuhi.

Menurut Suriadi, pembangunan tower monopole di lapangan Merdeka di dasari adanya MoU antara PT PPSU dengan Pemko Tebingtinggi, namun pihak Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu ( DPMPTSP ) tidak mengetahui pasti maksud dan tujuan perjanjian tersebut.

“ Soal MoU bukan pada  kami, pernah masuk proposal ke pihak Pemko Tebingtinggi, tembusannya ke dinas kami,  namun  saya lupa meletakkan copy proposal yang kami  terima. persyaratan sudah masuk namun ijinnya belum keluar “ terang Suriadi.

Dikatakan Suriadi, MoU di buat pada Kamis ( 4/8/2016 ) pihak pengembang ( PT PPSU ) dengan Pemko Tebingtinggi, dokumen MoU jelas dan ada di sekretariat Pemko Tebingtinggi.

“ Jangan tanya yang lain-lain, kalau soal ijin tower kami tau, memang telah berdiri walau belum  ada ijin, ijinnya masih di proses dan kami sudah memberi peringatan lisan namun tidak di indahkan “ ujar Suriadi di damping Kasi Perijinan Rizki.

Diterangkannya, statusnya pihak perusahaan menyewa lahan milik Pemko Tebingtinggi, soal perijinan pihak pengembang  sudah mengajukan ke dinas kami, cuma syarat-syarat belum dilengkapi, termasuk RAB-nya.

“ Makanya kami belum berani menerbitkan ijin. Kewajiban pemohon berupa ongkos sewa sudah di bayarnya “ jelas Suriadi.

Pihak Dinas PMPTSP pernah mengingatkan bila ijin belum terbit, pihak pengembang agar tidak meneruskan pembangunan namun tidak di indahkan.

Mungkin karena larangan sebatas lisan, pihak  pengembang tetap melanjutkan pembangunan tower monopole di lapangan Merdeka dan itu sudah di lakukan Dinas PMPTSP berulang kali, namun pihak pengembang  tetap “ membandal “.

Saat ini tower Monopole tersebut sudah berdiri tegak lurus di sudut sebelah timur Lapangan Merdeka Kota Tebingtinggi  persisnya di depan kediaman Wakil Walikota Tebingtinggi.

Keberadaan tower tersebut menjadi pertanyaan banyak pihak bila pembangunan tower tersebut merupakan “ pendukung “ Kota Tebingtinggi menuju “ Kota Cerdas “ kenapa pembangunannya harus diam-diam dan melanggar aturan yang ada dan timbul pertanyaan lain kenapa terjadi pembiaran saat pihak pengembang melakukan  pelanggaran  ( Met )  

About Author

lintassumut

lintassumut

Related Articles

1 Comment

  1. rakyat kota kita
    rakyat kota kita Oktober 16, 22:50

    kenapa bisa terjadi gitu? gak jelas dan gak bisa kerja aparatur di dinas yang bertanggung jawab atas perizinan, gagal dan tidak tegas. copot saja..bahkan satpol ppnya pun gak tegas dalam mengawal perda

Only registered users can comment.

IKlan Layanan Masyarakat

Kata _ Kata Bijak Hari Ini

“Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bestik tapi budak.” [Bung Karno, Pidato HUT Proklamasi]

Kategori