Please set up your API key!

Lintas Sumatera Utara

Mukmin Tambunan : Musrenbang RPJMD Langkah Awal Pembangunan T.Tinggi 5 Tahun ke Depan.

September 12
20:12 2017
Walikota Tebingtinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan dalam sambutannya sebelum membuka Musrenbang RPJMD Kota Tebingtinggi ( doc : Ist )

Walikota Tebingtinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan dalam sambutannya sebelum membuka Musrenbang RPJMD Kota Tebingtinggi ( doc : Ist )

Tebingtinggi | lintassumut.com –Lembaga DPRD sebagai Mitra Pemerintah Kota Tebingtinggi siap memberikan dukungan sepenuhnya atas program-program pembangunan yang direncenakan sesuai dengan kewenangan yang dimiliki masing-masing instansi.

Demikian ujaran Wakil Ketua DPRD Tebingtinggi, H.Chairil Mukmin Tambunan, pada acara Musrenbang RPJMD Tahun 2017-2022, yang dibuka langsung oleh Walikota Tebingtinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan pada Selasa, ( 12/9/2017 ) di Gedung Balai Kartini.

“  Musrenbang RPJMD Kota Tebingtinggi 2017-2022 ini sangatlah penting merupakan langkah awal, Pemerintah Kota Tebingtinggi melaksanakan Pembangunan Tebingtinggi untuk 5 tahun ke depan. “ ucap Chairil Mukmin Tambunan.

DPRD Kota Tebingtinggi berharap  dalam penyusunan RPJMD ini dapat menampung segala masukan dari berbagai elemen masyarakat dan masukan-masukan dari masyarakat disampaikan saat anggota DPRD melakukan reses, yang semua tentunya kita mengharapkan Musrenbang RPJMD keberpihakannya kepada masyarakat lebih besar.

Sedangkan Walikota Tebingtinggi H.Umar Zunaidi Hasibuan dalam sambutannya sebelum membuka Musrenbang RPJMD Kota Tebingtinggi menyampaikan dalam pelaksanaan Musrenbang RPJMD ini kiranya disusun secara sikronisasi dengan RPJMN, RPJMD Provinsi dan Nawacita Presiden RI dirajut dan berintregitas dari mulai dari bawah sampai keatas.

RPJMD harus sejalan dengan Visi dan Misi Walikota dan Walikota terpilih, dan RPJMD ini yang harus dapat dijadikan pedomanani oleh Pemerintah Kota Tebingtinggi.

Kata Umar  lebih penting lagi RPJMD ini menjadi acuan dalam menyusun APBD maupun R.APBD Tebingtinggi, demikian cuplikan ujaran Umar Hasibuan.

Walikota Umar Zunaidi  berharap kepada segenap pimpinan SKPD, RPJMD ini pula kiranya dijadikan pedoman dalam menyusun Renstra (Rencana Strategi) di masing-masing SKPD,

” Sudah atau belum mendapat persetujuan RPJMD ini boleh dipakai untuk menyusun Renstra.” ucap Umar.

Musrenbang RPJMD Kota Tebingtinggi yang digelar Bappeda ini sebelumnya Dokumen RPJMD telah disusun oleh Tim dari Pemko Tebingtinggi bersama stakeholder bekerja sama dengan tim dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, dan sebagai pembanding Prof.Dr.Ramli dan Prof. Dr.Yuspinhar dari USU Medan.

“ Untuk kedepannya tidak ada lagi pekerjaan yang dilakukan diluar e planning yang sudah disusun, sehingga program pembangunan baik secara kwantitas dan kualitas dapat diwujudkan secara nyata, “ tegas Umar.

Menyangkut tentang biaya atau anggaran yang di perlukan untuk merealisasikan apa-apa yang tertuang dalam RPJMD ini bisa saja datangnya dari APBN, APBD Provinsi dan bahkan bantuan yang berasal dari Luar Negeri.

Masalah angka data-data yang kurang akurat tersebut, Walikota mengatakan tidak usah dijadikan perdebatan, untuk memperoleh dapat dilakukan melalui SKPD terkait dan kami juga mohon bantuan dari BPS Tebingtinggi yang punya data angka-angka lebih terbaru.

Prof. Ramli dan Prof Yunpinhar dari USU sebagai pembanding dalam Musrebang tersebut dari ratusan halaman dukumen RPJMD yang disampaikan menyatakan ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dan pembahasan lebih dalam terutama menyangkut data angka-angka yang disuguhkan tidak akurat, karena masih menggunakan data tahun 2015 sementara yang terbaru ada. ( R.2 )

 

 

 

About Author

lintassumut

lintassumut

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

IKlan Layanan Masyarakat

Kata _ Kata Bijak Hari Ini

“Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bestik tapi budak.” [Bung Karno, Pidato HUT Proklamasi]

Kategori

Arsip