Please set up your API key!

Lintas Sumatera Utara

Kisah Kampung Kambing

Kisah Kampung Kambing

Agustus 31
17:21 2017

Kambing yang dipelihara di rumah-rumah penduduk (Doc:Ist)

Kambing yang dipelihara di rumah-rumah penduduk (Doc:Ist)

BANYUWANGI – Kelurahan Gombeng Kecamatan Kalipuro Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, mendapatkan julukan kampung kambing karena ada 13.000 lebih

Tidak tanggung-tanggung, untuk persiapan Idul Adha tahun ini ada 7.500 kambing yang sudah siap untuk menjadi hewan kurban berasal dari Kelurahan Gombeng.

Biasanya pembeli langsung datang ke Kelurahan Gombeng untuk memilih kambing yang akan dibeli.

“7.500-an kambing ini yang sudah siap dikurbankan dan layak dari sisi kesehatan dan juga usia. Kebanyakan memang dikirim keluar kota karena pembeli sudah memesan beberapa bulan sebelum hari raya Idul Adha dan baru kita antar satu atau dua hari sebelum dipotong,” kata Hariyono (38) Ketua Asosiasi Kambing Kaligesing kepada Kompas.com Kamis (31/8/2017).

Dia mengatakan, jumlah kambing yang siap dikurbankan tahun ini lebih banyak dari pada tahun sebelumnya yang hanya 5.600-an kambing karena jumlah populasi kambing bertambah.

Rata-rata satu kepala keluarga di Kelurahan Gombeng memelihara antara 10 sampai 20 kambing bahkan ada yang lebih dari 50 ekor kambing.

“Tidak semua kambing dijual untuk diambil dagingnya tapi juga ada yang diambil susunya. Per 10 hari bisa mengumpulkan sampai 3.000 liter susu kambing dikirim ke Bali dan yogya.

Jadi memang untuk kambing kurban benar-benar kita seleksi ketat,” ucap Hariyono.

Hariyono menyebutkan, kelurahan Gombeng menjadi sentra kambing setelah tahun 2003 saat masyarakat setempat mendapatkan bantuan kambing peranakan etawa dari dinas terkait yang dipelihara oleh kelompok peternak.

Kambing yang awalnya hanya 20 ekor tersebut lalu berkembang pesat menjadi ribuan ekor hingga sekarang. Perkembangan kambing di wilayah , Gombeng juga didukung dengan banyaknya sumber makanan ternak salah satunya berasal dari daun-daun kopi.

“Menjadi peternak bukan menjadi pekerjaan utama masyarakat sini biasanya sampingan. Jadi mereka ambil daun-daunan kopi untuk makanan ternak,” ujar Hariyono.

Sementara itu Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi, Arief Setiawan mengatakan, saat ini populasi kambing di Banyuwangi sebanyak 126.887 kambing .

Menurut Arief, kambing-kambing yang akan dijadikan kurban akan diperiksa apakah sehat, tidak cacat, tanduk lengkap dan tidak ada penyakit kulit.

“Untuk hewan kurban harus normal semuanya dan kita cek kesehatannya,” ujar Arief.

(Editor: Rahmadian Putri)

 

About Author

lintassumut

lintassumut

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

IKlan Layanan Masyarakat

Kata _ Kata Bijak Hari Ini

“Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bestik tapi budak.” [Bung Karno, Pidato HUT Proklamasi]

Kategori

Arsip