Please set up your API key!

Lintas Sumatera Utara

Harga Rokok di New York Akan Jadi Termahal di Amerika

Harga Rokok di New York Akan Jadi Termahal di Amerika

Agustus 29
18:51 2017
Ilustrasi

Ilustrasi

 

NEW YORK – Perokok mungkin akan berpikir sekian kali sebelum memutuskan membeli rokok di New York. Pasalnya, harga rokok di Big Apple sudah meroket, sementara jumlah pengecer yang berlisensi menjual rokok akan dikurangi.

Walikota New York Bill de Blasio menandatangani serangkaian undang-undang anti-rokok pada Senin 28/08/2017.

Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya komprehensif untuk mengurangi jumlah perokok di kota itu hingga 200 ribu orang dalam beberapa tahun ke depan.

“Kami mengirim pesan tegas bahwa kami tidak akan membiarkan ketamakan membunuh warga New York tanpa kami berusaha mencegahnya,” kata Bill de Blasio dalam upacara penandatanganan undang-undang itu di sebuah rumah sakit di Brooklyn.

“Undang-undang baru ini tidak saja akan mengurangi jumlah perokok di kota ini, tetapi juga menyelamatkan nyawa.”

Harga rokok termurah akan naik dari USD10,50 (sekira Rp137.935) menjadi USD13 (sekira Rp170.777) per bungkus, harga dasar tertinggi di Amerika, kata Bill de Blasio.

Para pejabat kesehatan New York berharap kenaikan harga rokok termurah juga akan membuat harga rokok premium juga naik.

Rencana kenaikan harga rokok ini merupakan satu dari tujuh undang-undang yang bertujuan membuat sekira 900 ribu perokok di New York meninggalkan kebiasaan itu.

Peraturan baru lain akan mengurangi separuh jumlah pengecer yang memiliki lisensi menjual produk tembakau. Sekarang ini ada sekira 8.300 pengecer yang memiliki lisensi, dan jumlah tersebut akan dikurangi secara bertahap. (OKZONE.com)

(Editor:Rahmadian Putri)

About Author

lintassumut

lintassumut

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

IKlan Layanan Masyarakat

Kata _ Kata Bijak Hari Ini

“Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bestik tapi budak.” [Bung Karno, Pidato HUT Proklamasi]

Kategori

Arsip