Please set up your API key!

Lintas Sumatera Utara

Dikecam, Kim Jong Un Ancam Luncurkan Rudal Lebih Banyak

Agustus 31
04:59 2017
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengancam akan meluncurkan lebih banyak peluru kendali ( doc : Ist )

Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengancam akan meluncurkan lebih banyak peluru kendali ( doc : Ist )

SEOUL – Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un mengancam akan meluncurkan lebih banyak peluru kendali di atas wilayah Jepang.

Ancaman itu merupakan tanggapan Kim Jong Un atas kecaman yang disuarakan Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) dan Amerika Serikat.

Peluru kendali jarak menengah Hwasong-12 yang dilepaskan Pyongyang Selasa kemarin merupakan bagian dari eskalasi ketegangan terkait program senjata yang dikembangkan Korut.

Beberapa pekan sebelumnya, Korut mengancam akan melepaskan peluru kendali ke wilayah Guam, di mana pangkalan militer AS berada.

Ancaman itu muncul, setelah Presiden Donald Trump mengatakan, Korut akan dilanda api dan kemarahan yang belum pernah terjadi sebelumnya di muka bumi, jika melanjutkan program senjata nuklirnya.

Terakhir, Trump menegaskan, perundingan dengan Korut bukanlah solusi untuk menyelesaikan persoalan ini.

“AS telah berbicara dengan Korea Utara, dan membayar uang pemerasan tersebut, selama 25 tahun. Berbicara bukan jawabannya!” Demikian pernyataan Trump yang diunggah melalui akun Twitter-nya, seperti diberitakan AFP.

Sementara, Dewan Keamanan PBB -yang telah memberlakukan tujuh set sanksi terhadap Pyongyang, mengatakan tindakan Korut telah melampaui batas.

Ancaman yang ditebar Korut, menurut PBB bukan hanya bagi negara yang dilintasi rudal, tapi juga bagi seluruh negara anggota PBB.

Surat kabar Rodong Sinmun, yang merupakan alat propaganda partai berkuasa di Korut, Rabu (30/8/2017) memuat lebih dari 20 gambar peluncuran di dekat Pyongyang.

Dalam salah satu gambar itu terlihat bagaimana Kim Jong Un tersenyum lebar, dengan sebuah peta laut Pasifik Barat terpampang di atas mejanya.

Kim Jong Un terlihat dikelilingi oleh para pembantunya, yang juga terlihat tertawa. Mereka menengadahkan kepala ke atas, seperti menatap rudal yang naik ke udara.

Militer Korea Selatan mengatakan pada hari Selasa bahwa rudal itu menempuh perjalanan sekitar 2.700 kilometer, dan mencapai ketinggian maksimum 550 kilometer.

Disebutkan, peluncuran kemarin merupakan peluncuran pendahuluan, di mana Korut akan memasukkan memasukkan Guam sebagai sasaran selanjutnya.

Pernyataan ini juga menjadi kali pertama bagi Korut yang mengakui pengiriman rudal ke pulau-pulau utama Jepang.

Dua roketnya sebelumnya meluncur pada tahun 1998 dan 2009, namun pada kedua kesempatan tersebut Pyongyang berdalih yang dilepaskan adalah peluncuran pesawat luar angkasa.

Analis independen memasang gambar secara online yang menunjukkan bahwa peta Kim menunjukkan jalur penerbangan rudal yang direncanakan sejauh 3.200 kilometer.

Hal itu menyiratkan bahwa rudal tersebut mungkin telah jatuh 500 kilometer lebih dekat dari jangkauan yang seharusnya.

Tentang analisa itu, seorang pejabat pertahanan Korea Selatan mengatakan kepada AFP, mereka masih menganalisis citra Korut. ( kmps )

( Editor ; R.01 )

 

About Author

lintassumut

lintassumut

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

IKlan Layanan Masyarakat

Kata _ Kata Bijak Hari Ini

“Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bestik tapi budak.” [Bung Karno, Pidato HUT Proklamasi]

Kategori

Arsip