LINTAS SUMUT | TANJUNGBALAI –
Calon Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Gustami, dilaporkan ke polisi terkait dugaan pelecehan terhadap seorang wanita. Gustami menepis tudingan pelecehan yang dituduhkan kepadanya itu.
Laporan tersebut disampaikan seorang berinisial U (20) yang mengaku menjadi korban pelecehan. U melapor ke Polres Tanjungbalai dengan nomor laporan: LP/330/XII/2020/Su/Res.T.Balai.
Ibu U, NS (40), menyebut kasus ini dilaporkan setelah anaknya sering sakit-sakitan dan mengalami kesurupan. Dia menyebut, saat dirukiyah, U menyebut nama Gustami.
“Dari sanalah terungkap semua. Waktu berobat itu dipicitlah (ditekan) jempol kaki anak saya ini dia menjerit dan memanggil nama dia,” ujar NS di kediamannya melalui DETIK.COM.Pihak keluarga kemudian bertanya. Setelah itu, U disebut bercerita soal peristiwa dugaan pelecehan yang dialaminya sejak tahun 2013 sampai dengan tahun 2016.
Dia mengatakan putrinya juga mengaku pernah melakukan hubungan suami istri dengan Gustami pada 2017, Saat itu. katanya, U telah duduk di bangku SMK. Dalam laporan itu, persetubuhan disebut terjadi berkali-kali.
“Saya tanya pelan-pelan ke dia, kenapa tak melawan. Dia bilang hatinya sebenarnya ingin menolak tapi tak bisa,” kata U.
Gustami membantah tuduhan melakukan pelecehan. Dia juga mengatakan tidak ada tindakan dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur seperti yang dituduhkan kepadanya.
“Menurut mereka,Sebenarnya itu tidak benar. Kalau pencabulan di bawah umur tersebut tidak ada. Dan yang lebih disayangkan banyak media yang mengangkat berita sebelah pihak tanpa ada konfirmasi yang jelas kepada pihak terkait” ucap Gustami.
Dia mengatakan dirinya dan U pernah bertemu setelah U kuliah. Dia mengatakan ada komunikasi antara dirinya dan U.
“Tapi setelah dewasa dia kuliah, kita ada ketemu memang, ketemu di dekat sekolah dan memang ada komunikasi dan bahkan dia sempat mengungkapkan isi hatinya. Itu sajalah yang bisa aku kasih tahu,”
Gustami merupakan calon Wakil Wali Kota Tanjungbalai nomor urut 1 Dalam Pilkada 2020 yang mana hal ini banyak dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab untuk menjatuhkan nama baik beliau
“Bahkan sempat viral di facebook nama lengkap pelapor tersebut tanpa memikirkan efek samping yang terjadi” kata Gustami.
(R)













Komentar