Lintassumut.com, Tapteng | Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., mendampingi Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, bersama Komandan Korem (Danrem) 023/Kawal Samudera, Kolonel Inf. Iwan Budiarso, dan Dandim 0211/Tapanuli Tengah, Letkol Arh. Wahyu Hidayat, S.H., M.Tr. (SOU), meresmikan Jembatan Bailey Modular Tipe 2:1 di Desa Panjalihotan, Kecamatan Pinangsori, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kamis (3/9/2026).
Peresmian jembatan tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pemulihan infrastruktur pascabencana alam yang melanda sejumlah wilayah Tapanuli Tengah. Kehadiran jembatan diharapkan kembali membuka akses transportasi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga.
Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, mengatakan keberadaan Jembatan Bailey diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk akses anak-anak menuju sekolah.
“Dengan hadirnya jembatan ini, diharapkan semakin memperlancar akses masyarakat dan mendukung aktivitas warga, termasuk akses anak-anak menuju sekolah,” ujar Bobby usai meresmikan jembatan.
Bobby juga meminta instansi terkait melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan jembatan secara berkala untuk memastikan kondisi infrastruktur tetap aman dan nyaman digunakan masyarakat.
“Saya minta setiap dua bulan atau tiga bulan kita cek jembatannya. Kalau masih ada kekurangan, boleh kita bantu penguatannya,” tegasnya.
Ia turut mengapresiasi kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam pembangunan jembatan tersebut. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana.
Sementara itu, Danrem 023/Kawal Samudera, Kolonel Inf. Iwan Budiarso, menjelaskan pembangunan jembatan tersebut berlangsung kurang lebih enam bulan dengan melibatkan prajurit TNI, dukungan pemerintah daerah serta partisipasi masyarakat.
Ia mengungkapkan, pada awalnya pembangunan direncanakan berupa jembatan gantung. Namun, setelah mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan pentingnya akses tersebut bagi aktivitas ekonomi maupun mobilitas sehari-hari, desain pembangunan kemudian dialihkan menjadi Jembatan Bailey yang dinilai lebih kuat dan memadai.
Danrem juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan tersebut agar dapat digunakan dalam jangka panjang.
Di tempat yang sama, Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara dan jajaran TNI atas perhatian serta dukungan terhadap pemulihan infrastruktur di Tapanuli Tengah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Gubernur Sumatera Utara di Tapanuli Tengah. Terima kasih juga kepada Danrem 023/Kawal Samudera, Kolonel Inf. Iwan Budiarso, beserta jajaran Kodim 0211/Tapanuli Tengah yang telah menyelesaikan pembangunan jembatan ini,” ungkap Masinton.
Masinton menegaskan, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah mengajak masyarakat untuk ikut menjaga Jembatan Bailey Panjalihotan. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut tidak hanya menjadi akses transportasi, tetapi juga diharapkan mampu mendorong kembali aktivitas ekonomi masyarakat yang sempat terdampak bencana.
Peresmian jembatan turut dihadiri Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara Chandra Dalimunthe, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Alexander Sinulingga, Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air Provinsi Sumatera Utara Gibson Panjaitan, jajaran pimpinan OPD Pemkab Tapanuli Tengah, unsur TNI-Polri, Forkopimka Kecamatan Pinangsori, para kepala desa/lurah serta masyarakat Desa Panjalihotan. (ded)










Komentar