Please set up your API key!

Lintas Sumatera Utara

Kepala BNN : Tak ingin Ikut-Ikutan Berantas Narkoba seperti di Filipina

Kepala BNN : Tak ingin Ikut-Ikutan Berantas Narkoba seperti di Filipina

Agustus 23
23:05 2017
Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Komjen Budi Waseso ( doc : Ist )

Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Komjen Budi Waseso ( doc : Ist )

JAKARTA – Kepala Badan Narkotika Nasional ( BNN ) Komjen Budi Waseso mengaku enggan mengikuti cara Presiden Filipina Rodrigo Duterte dalam menumpas bandar narkoba.

Adapun Duterte melancarkan perang brutal guna melawan peredaran narkoba di negaranya. Menurut Budi, selain karena tak ingin ikut-ikutan, Indonesia mempunyai hukum dan aturan tersendiri dalam penindakan bandar narkoba.

“Enggak mau ikut-ikut orang lain. Kita punya kedaulatan, hukum sendiri. Yang melarikan diri akan ditindak tegas, itu adalah hukum kita. Kita enggak mau ikut-ikutan,” ujar Budi di Kantor BNN, Cawang, Jakarta Timur, Rabu (23/8/2017).

Namun, Budi mengatakan, jika aturan tentang penegakan hukum bagi bandar narkoba di Indonesia diubah jadi seperti di Filipina, Budi siap menindak tegas semua bandar narkoba.

“Kalau ada (aturan) seperti di Filipina, kami senang hati melakukannya,” ujar Budi.

Menurut data yang dimiliki pemerintah Filipina, sejak Duterte menjabat pada 30 Juni 2016 hingga 26 Juli 2017, ada 3.451 orang tewas dalam operasi polisi memberantas narkoba.

Lebih dari 2.000 orang tewas dalam kejahatan terkait narkoba dan ribuan lainnya dibunuh dalam keadaan yang tidak dapat dijelaskan secara hukum (ilegal).

Terlepas dari kecaman dan peringatan kelompok pegiat HAM terhadap Duterte, dia tetap populer di Filipina. ( kmps )

( Editor : R.01 )

About Author

Lintas Sumut

Lintas Sumut

Related Articles

0 Comments

No Comments Yet!

There are no comments at the moment, do you want to add one?

Write a comment

Only registered users can comment.

IKlan Layanan Masyarakat

Kata _ Kata Bijak Hari Ini

“Kita bangsa besar, kita bukan bangsa tempe. Kita tidak akan mengemis, kita tidak akan minta-minta, apalagi jika bantuan-bantuan itu diembel-embeli dengan syarat ini syarat itu! Lebih baik makan gaplek tetapi merdeka, daripada makan bestik tapi budak.” [Bung Karno, Pidato HUT Proklamasi]

Kategori

Arsip